Kabel Tidak Standar Diduga Sebabkan Anak Tersengat Listrik di Baros

Uncategorized752 Dilihat

Tanggamus, medianasional.id – PT PLN (Persero) ULP Kota Agung membenarkan bahwa insiden seorang anak tersengat listrik di kawasan Baros, Kecamatan Kota Agung, Tanggamus, diduga disebabkan oleh kabel yang tidak sesuai standar.

Hal ini diungkapkan oleh Indra TLK K3L dan Keamanan PLN Kota Agung Pusat, mewakili Manager ULP PLN Kota Agung, Rino Herlambang.

“Kami mendapat laporan dari kepolisian terkait kejadian ini dan diminta untuk mendampingi serta mengevakuasi di lokasi kejadian,” kata Indra, Selasa (11/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa ranah PLN hanya sampai pada pengamanan kabel yang membahayakan, sementara urusan di luar KWH meter bukan tanggung jawab PLN.

“Kami memastikan bahwa kabel yang menyebabkan korban diduga tersengat memang tidak standar. Isolasinya tembus akibat induksi listrik, dan sambungannya tidak diisolasi dengan benar, melainkan hanya menggunakan plastik,” ungkapnya.

Menurut Indra, kabel tersebut mengarah ke sebuah rumah utama dan kemudian disalurkan ke warung. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah ada indikasi pencurian listrik dalam kasus ini.

“Jika ditemukan adanya pencurian listrik, kami akan melakukan penertiban sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Untuk mencegah pencurian, PLN juga rutin melakukan pemantauan transaksi energi melalui histori penggunaan listrik bulanan dan mengirimkan tim pengecekan ke lapangan jika ada kejanggalan.

Selain itu, PLN Kota Agung terus melakukan sosialisasi terkait keselamatan listrik, terutama dalam situasi rawan seperti banjir dan kebakaran, agar masyarakat lebih waspada terhadap bahaya listrik.

“Kami selalu mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pemasangan listrik secara sembarangan, termasuk wajib menggunakan kabel yang telah bersertifikat SNI dan menghindari penumpukan colokan listrik yang bisa menyebabkan panas berlebih,” pungkas Indra.

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah berusia 11 tahun di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik.

Korban bernama Sanaji Ferdian Bin Adam, warga Kelurahan Baros, ditemukan tak bernyawa di genangan air dengan luka bakar di bagian dada pada Jumat, 7 Februari 2025, malam.

Hasil olah TKP pihak kepolisian, korban diduga tersengat listrik dari kabel yang menggantung di sekitar lokasi kejadian ditemukan pada Jumat 7 Februari 2025, sekitar 18.30 WIB, dalam kondisi tengkurap di genangan air dekat kabel listrik di Kelurahan Baros. (Aden)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses