Jembatan Weton Kulon Selesai Dibangun, Mewakili Masyarakat Kades Sampaikan Terimakasih

Kebumen172 Dilihat

Kebumen, medianasional.id – Jembatan Weton Kulon kini berdiri teguh sebagai penghubung antar kecamatan di Kabupaten Kebumen.

Usai sempat terputus akibat banjir yang melanda pada tahun 2022, jembatan ini kembali siap digunakan oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Weton Kulon, Dasikin, mewakili masyarakat menyampaikan terimakasih kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bupati Kebumen, dan BPBD Kebumen, atas selesainya pembangunan jembatan Wetonkulon.

“Masyarakat Desa Weton Kulon mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen, kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah memberikan dananya untuk membangun jembatan tersebut,” ungkapnya, pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Masyarakat, jelasnya, antusias dan sangat senang sekali setelah dibangunkan jembatan ini, karena ini merupakan satu-satunya jalur ekonomi dan pertanian.

“Yang ditunggu masyarakat selama tiga tahun Alhamdulillah bisa terwujud, bangunannya cukup bagus,” ungkapnya.

Sebelum dibangun kembali jembatan ini, lanjutnya, masyarakat muternya tujuh kilometer, lewat Pantai Suwuk, dengan waktu tempuh kurang lebih tiga puluh menit.

Sementara Warga Desa Wonodadi, Buayan, Iis, menyampaikan bahwa dirinya sering lewat jalan tersebut. Ia mengaku sekarang lebih bagus, dan kualitasnya bagus.

Tidak lupa, dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati, Bu Lilis atas pembangunan jembatan ini yang tadinya tidak bisa dilewati. Semoga kedepannya Bu Lilis semakin baik, semakin maju, dan semakin sukses,” ungkapnya.

Sebelum dibangun jembatan, Ia menjelaskan, tadinya susah payah muter ke Suwuk dulu baru bisa ke jalur Buayan. Untuk sekarang, Alhamdulillah warga sudah bisa melintasi jalur ini.

Untuk diketahui, pembangunan kembali jembatan tersebut didanai oleh hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), memberikan harapan baru bagi warga sekitar yang selama ini mengalami hambatan dalam mobilitas.

Proyek pembangunan jembatan tersebut, yang menelan biaya sebesar Rp 14,8 miliar, dimulai pada April 2025 dan ditargetkan rampung pada awal November 2025.

Namun, berkat kerja keras semua pihak yang terlibat, proyek berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.

 

(Tyo)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses