Bungo, medianasional.id – Tim gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bungo adakan konferensi Pers tentang perkembangan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 untuk Kabupaten Bungo.
Konferensi pers tersebut dilakukan di posko gugus tugas Covid 19 yang bertempat di Wisma Alisudin kabupaten Bungo, Senin (06/04/2020).
Hal ini disampaikan oleh juru bicara Covid-19 kabupaten Bungo H Dr Safaruddin Matondang mengatakan update saat ini pertanggal 06 April 2020 untuk kabupaten Bungo bahwasanya jumlah ODP (orang dalam pemantauan) 191 orang, proses pemantauan 62 orang, selesai pemantauan 129 orang.
Untuk yang 129 orang masih tetap kita berikan edukasi dan tetap kita perintah untuk selalu kontrol atau konsultasi apabila ada keluhan,” katanya.
Ditambahkannya, kemudian untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ini sebernya kontak erat dengan Covid 19, untuk data awal memang kemarin kita ada kesalahan.
“Kemarin juga juga sudah kita minta koreksi di Provinsi, namun tidak lagi ada perbaikan karena sudah tercatat, sebenarnya ini masih posisi ODP juga, tapi juga tetap kita pantau yang jumlahnya 38 orang, proses pemantauan 36 orang, yang sudah selesai dipantau 2 orang,” ujarnya.
Pasien Dalam Pemantauan (PDP) jumlah total 2 orang, proses pemantauan 2 orang kemudian selesai pemantauan 1 orang dan sudah dinyatakan sembuh dan yang satu ini sudah dirujuk ke Jambi dan langsung dilakukan pemeriksaan Sweb untuk yang bersangkutan,” tuturnya.
Begitu juga ada 3 ODP yang dilakukan Swab atas inisiatif kita dan dilihat dengan kontak kedekatan, kemudian untuk yang positif Virus Corona 0 (atau belum ada),” tambahnya lagi.
Dikatakannya lagi, sampai saat ini, Alhamdulillah belum ada, untuk yang di periksa kemarin masih negatif dan ada status PDP kemarin 1 orang sembuh.
“Harapan kita dengan adanya pelaksanaan Sweb ini untuk 4 orang, mudah mudahan mendapatkan hasil yang negatif,” imbuhnya.
Kita tegaskan kepada masyarakat agar jangan cemas dalam hal ini karena kita tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengupayakan setiap orang yang kita anggap bisa suspect maka kita akan cepat cepat kita antisipasi.
Kami juga berharap agar selalu menyampaikan 1 kali 24 jam setiap ada warganya yang baru pulang dari daerah terjangkit atau zona merah, jangan pernah ditutup tutupi, karena kami ada 3 sampai 4 kasus sudah berada di Bungo, setelah ada demam, baru melapor,” terang Jubir Covid 19 kabupaten Bungo Dr H Safaruddin Matondang.
Dalam hal ini ketua Tim gugus tugas Covid19 kabupaten Bungo Tobroni Yusuf yang juga kepala BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo menghimbau kepada rekan rekan media agar menyampaikan kepada masyarakat kita Data Covid19 yang Valid adalah dari tim gugus tugas sudah kita serahkan sepenuhnya kepada Kepala Dinas kesehatan kabupaten Bungo untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya, terimakasih…,” pungkasnya. (fa)








