
Batang, medianasional.id
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan H. Ahmad Ridwan, SE., MM penuhi undangan panitia Peringatan Hari Santri Nasional ( HSN ) sekaligus Peringatan Malud Nabi Muhammad SAW tngkat Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
Puncak Peringatan HSN dan Maulud Nabi Agung Muhammad SAW dihadiri
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah F PDI P H. Ahmad Ridwan, SE., MM, Camat Gringsing Adi Baskoro, Kepala Desa Krengseng, Pengurus MWC NU Gringsing, Ranting NU, Pengurus Muhammadiyah Gringsing, Muspika Gringsing, Kyai dan Tokoh agama desa sekitar, ormas dan warga santri.
Dan pembicara dalam kegiatan itu yakni, Gus Muhammad Ulil Albab ( Pengasuh Ponpes Azzahro 2 Kendal, Gus Muhammad Ilyas ( Ketua Rijalul Anshor Kendal ) kegiatan berlangsung di lapangan desa setempat Sabtu, (22/10/2022) malam.
Nampak pula dua orang pria tampan yang satu berasal dari Desa Krengseng Aditya Nugraha, SH / Pengacara sekaligus Calon DPRD Batang dari PDI Perjuangan, dan pria satunya yang merupakan Cicit daripada Ki Ageng Gringsing yang berasal dari Desa Gringsing bernama Muchamad Aghus, Z. N dia juga Calon Anggota DPRD Batang dari PDI Perjuangan yang akan mengikuti kontestasi dalam Pileg 14 Februari 2024.
Tanggal 22 Oktober 2022 Hari Santri Nasional mengusung tema “ BERDAYA MENJAGA MARTABAT KEMANUSIAAN ” yang mengandung makna bahwa Santri dalam sejarahnya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia.

Anggota DPRD Jateng, H. Ahmad Ridwan, SE., MM saat diberikan kesempatan oleh panitia untuk menyapa warga santri mengucapkan, terimakasih kepada seluruh panitia kegiatan yang telah mengundang kami dalam kegiatan Maulud Nabi Muhammad SAW sekaligus Peringatan Hari Santri Nasional.
Kami sangat apresiasi sekali melihat rangkaian kegiatan, baik dari pawai obor keliling kampung hingga kegiatan Maulid Rasululloh SAW dengan menghadirkan penceramah yang membuat spirit bagi para santri yang hadir.
Malam hari ini Kita patut bersyukur pada Allah SWT, karna dengan kita semua hidup di alam Kemerdekaan seperti saat ini bisa dengan leluasa melakukan kegiatan dan merasakan nikmatnya kemerdekaan, bisa bersilaturahmi berkumpul seperti ini.
” Dengan seperti ini kita semua patut mengucapkan sukur alhamdulillahirobbilalamin, inilah nikmat yang luar biasa, jika belum merdeka seperti Ukraina sama Rusia yang saat ini perang, apakah bisa kita semua berkumpul seperti ini,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Batang H. Ahmad Ridwan, SE., MM disambut riuh tepuk tangan oleh hadirin.
Lebih lanjut, H. Ahmad Ridwan, SE., MM menuturkan bahwa Pendidikan di Pesantren salah satu solusi dalam mendidik dan membentengi anak kita dari pengaruh negatif di era globalisasi ini. Kepada orang tua harus terus mengamati perkembangan anak, carikan guru Ngaji yang benar – benar tahu nasabnya, jangan biarkan anak belajar mengaji dengan teknologi, seperti HP, karena tidak jelas gurunya. Apabila anak ingin belajar mengaji, carikan guru atau kyai yang jelas pesantrenya, agar tidak terjerumus ke aliran garis keras.
” Sekarang ini DPRD Provinsi Jawa Tengah tengah mempansuskan terkait Perda Pesantren dan saya terlibat didalam Pansus tersebut,” bebernya.
Dengan adanya Perda Pesantren nantinya daerah bisa memberikan kontribusi yang jelas dan terukur, mengingat massadepan negeri ini juga ada dipundak para santri dan pemuda. mereka adalah aset yang dimiliki oleh negara. Tanpa peran santri, kyai dan ulama mustahil negeri ini bisa merdeka mengusir penjajah dari bumi Indonesia.
Ahmad Ridwan berharap, semoga santri dan santriwati terus berkiprah dan mendapatkan pendidikan lebih baik lagi di pesantren maupun pendidikan formal agar kedepannya mereka bisa berkiprah dan menggapai cita-cita tertinggi sesuai apa yang di cita -citakan oleh para pendiri bangsa Indonesia.






