Grebeg Suro 1000 Pincuk Warnai Bersih Desa Mandong, Bupati Klaten: Lestarikan Budaya dan Perkuat Ekonomi Warga

Jawa Tengah1222 Dilihat

KLATEN, medianasional.id – Suasana penuh kebersamaan dan kearifan lokal mewarnai pelaksanaan Grebeg Suro 1000 Pincuk dalam rangka Bersih Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jumat (3/7/2026). Tradisi budaya yang telah menjadi agenda tahunan ini dipusatkan di Pendopo Nawasena dan diikuti ratusan warga serta tamu undangan.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Desa Mandong tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj. Kadarwati, serta jajaran pejabat daerah. Acara diawali dengan kirab budaya dari Balai Desa Mandong menuju Pendopo Nawasena yang berlangsung meriah dengan iringan musik tradisional.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa Grebeg Suro 1000 Pincuk bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan, kedamaian, dan limpahan rezeki yang diterima.

“Grebeg Seribu Pincuk bukan sekadar sebuah perayaan tahunan. Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil bumi, kesehatan, dan kehidupan yang damai. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur, seperti semangat gotong royong, persaudaraan, kepedulian sosial, penghormatan terhadap alam, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Hamenang.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mandong yang mampu mengembangkan potensi desa dengan memadukan wisata air dan kegiatan budaya. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong pembangunan daerah sekaligus memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Kolaborasi antara potensi wisata dan pelestarian budaya seperti ini merupakan kekuatan besar bagi desa. Selain menjaga tradisi, juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Melalui Grebeg Suro 1000 Pincuk, masyarakat Desa Mandong tidak hanya melestarikan warisan budaya leluhur, tetapi juga mempererat kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadikan tradisi sebagai daya tarik wisata yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (red/wid)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses