KLATEN,medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Klaten resmi membuka pelaksanaan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-35 Tahun Anggaran 2026 di Desa Somokaton, Kecamatan Karangnongko, Selasa (7/7/2026). Program ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Upacara pembukaan yang berlangsung di Lapangan SMA Negeri 1 Karangnongko dipimpin langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, TNI-Polri, kepala OPD, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Somokaton.
Turut hadir Kapolres Klaten AKBP Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.H., Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuruddin, S.Sos., perwakilan Rindam IV/Diponegoro, Ketua Pengadilan Negeri Klaten, perwakilan Pengadilan Agama Klaten, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, pimpinan OPD, para Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Pelaksanaan KBMKB Ke-35 dijadwalkan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 7 Juli hingga 4 Agustus 2026. Program ini mencakup berbagai kegiatan pembangunan fisik, antara lain pembangunan talud jalan sepanjang 435 meter, betonisasi jalan sepanjang 313 meter, serta pembangunan Rumah Layak Huni (RLTH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam amanatnya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa KBMKB merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang telah menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Klaten.
“Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klaten, TNI, pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia,” ujar Hamenang.
Ia menambahkan, KBMKB tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Program ini bukan sekadar membangun jalan atau talud, tetapi juga membangun semangat persatuan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan hasil pembangunan akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan kolaborasi seluruh pihak.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. TNI, Polri, pemerintah desa, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat harus terus bergandeng tangan membangun Klaten yang semakin maju. Sinergi inilah yang menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Hamenang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan KBMKB Ke-35.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Forkopimda, Kodim 0723/Klaten, Polri, seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kecamatan Karangnongko, Pemerintah Desa Somokaton, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bersinergi menyukseskan program ini,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan KBMKB Ke-35, Pemerintah Kabupaten Klaten berharap pembangunan di Desa Somokaton dapat berjalan optimal, meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat semangat gotong royong, serta mendorong terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Red/wid)





