KENDAL– medianasional.id- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kendal akhirnya buka suara terkait dugaan kasus penggelapan dana nasabah koperasi yang menyeret nama salah satu kadernya, Mora Sandi Purwandoyo.
Ketua DPD Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit, membenarkan bahwa Mora Sandi merupakan kader sekaligus anggota Partai Golkar. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan yang tengah mencuat tersebut tidak memiliki kaitan dengan institusi partai.
“Iya benar, itu kader kami dan anggota kami. Tapi kasus itu tidak ada sangkut pautnya dengan partai. Itu murni permasalahan pribadi,” ujar Bagus Bimo Alit, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, Partai Golkar menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada pihak berwenang. Ia menegaskan partai tidak akan melakukan intervensi dalam persoalan hukum yang menimpa kadernya.
“Partai tidak ikut campur dalam urusan pribadi kader. Kami menghormati proses hukum yang berlaku,” katanya.
Meski demikian, Bagus Bimo memastikan pihaknya akan tetap memantau perkembangan kasus tersebut, terutama terkait dampaknya terhadap nama baik partai di mata publik.
Sebelumnya, nama Mora Sandi Purwandoyo mencuat dalam dugaan penggelapan dana simpanan nasabah Koperasi Bhakti Makmur Jaya di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.
Sejumlah nasabah mengaku belum dapat mencairkan dana simpanan mereka yang nilainya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Kasus tersebut sempat memicu aksi puluhan warga yang mendatangi kantor koperasi serta rumah yang bersangkutan untuk menuntut pengembalian dana mereka.(*)





