Indramayu, medianasional.id – Polres Indramayu melalui Unit Reaksi Cepat (URC) mengamankan sembilan remaja laki-laki yang diduga terlibat dalam video aksi geng motor bermuatan senjata tajam yang viral di media sosial. Aksi yang sempat meresahkan warga tersebut diketahui terjadi di kawasan Bundaran Perahu, Jalan Nasional, Kecamatan Indramayu pada Sabtu (25/7) dini hari.
.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengonfirmasi bahwa kesembilan remaja yang sebagian besar masih berstatus pelajar berusia 14 hingga 17 tahun ini ditangkap di wilayah Kecamatan Balongan pada Senin (27/7). Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita enam unit ponsel sebagai barang bukti.
.
Berdasarkan pemeriksaan, para pelaku mengaku awalnya hanya berniat mencari makan. Namun, perjalanan mereka berujung pada aksi saling lempar batu dengan kelompok lain. Tidak terima dengan perlakuan tersebut, salah satu dari mereka mengajak rombongannya pulang untuk mengambil senjata tajam sejenis samurai dan botol kaca guna melakukan aksi tawuran balasan. Bentrokan besar berhasil digagalkan karena para pelaku panik dan membubarkan diri saat ada kendaraan lain yang melintas. Senjata tajam yang mereka bawa kemudian dibuang saat mengetahui polisi mulai melakukan patroli pengejaran.
.
Menanggapi kejadian ini, AKP Tarno mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas malam anak-anak mereka demi mencegah keterlibatan dalam kenakalan remaja atau kejahatan jalanan. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat.






