Mataram, NTB – Ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) berada di track yang bagus, sektor ekspor bikin rekor ditambah lagi sektor pariwisata yang makin ramai.
Berdasarkan rilis terbaru dari Kepala BPS NTB, Dr. Drs. Wahyudin, MM, Senin (4/5), ada beberapa poin penting yang bikin kita makin optimis sama ekonomi daerah:
Nilai ekspor NTB di Maret 2026 tembus angka US$ 567,57 juta. Kalau dibandingin sama periode yang sama tahun lalu, kenaikannya mencapai 9.162,68 persen!. Ini berkat sektor pertambangan dan industri tembaga yang lagi on fire banget.
Lombok dan Sumbawa makin jadi destinasi favorit. Wisatawan mancanegara naik 24,72% dan wisatawan nusantara meroket 34,64%. Libur Ramadan dan Idulfitri kemarin bener-bener jadi booster buat hotel bintang maupun non-bintang yang kebanjiran tamu.
Pergerakan penumpang pesawat naik 44,58% dan kapal laut naik hampir 40%. Ini bukti kalau aktivitas ekonomi dan mobilitas kita lagi tinggi-tingginya, alias warga NTB lagi produktif banget!.
Meskipun ekonomi lagi gaspol, harga barang di pasar tetap terkendali. Malah terjadi deflasi bulanan sebesar 0,11% karena stok cabe, daging ayam, dan sayuran lagi melimpah pasca panen. Jadi, kantong tetap aman.
Nilai Tukar Petani (NTP) ada di angka 128,00. Angka di atas 100 ini artinya daya beli para pahlawan pangan kita secara umum masih di level yang sehat dan baik.
Ekonomi NTB awal tahun 2026 ini punya fondasi yang kuat banget. “Ini jadi modal penting buat pertumbuhan ke depan,” tutup Pak Wahyudin.






