Kajen, medianasional.id
Berbagai persoalan terkait bantuan kambing yang dibantukan kepada kelompok menuai polemik, pasalnya dalam pantauan awak media ada bebarapa ekor kambing saat ini tak ditemukan raib tak tersisa hanya yang ada tinggal kandanya. Jum, at 16, Mei 2025.
21,ekor, kambing Raib tak tersisa diduga kuat dijual Oleh kades Randusari M Sholeh terjadi pada bulan April, 2025 bantuan kambing yang diterimakan oleh Kelompok berkah Jaya Desa Randusari Kec. Doro sebanyak 21, ekor, dengan total nominal per ekor Rp, 3,000,000. Jt X 21,ekor total Rp 6,3.000,000.Jt. patut di pertanyakan Selasa 13,mei 2025. Jelasnya.
dugaan hilangnya kambing hingga raibnya bantuan dari Dana Desa yang di alihkan untuk ternak kambing sebanyak 21,ekor yang diterimakan Oleh kelompok berkah jaya tahun anggaran 2022, raib tak tersisa awak media melaksanakan pendalaman, dalam keterangannya yang disampaikan warga Dlajad, sekakigus yang menerima bantua ternak ia menuturkan bahwa bantuan kambing tersebut awalnya sebanyak 8, ekor, saya yang merawat. Bebernya.
selanjutnya keterangan warga Desa Randusari ketua kelompok berkah jaya.(Dlajad) ia menyampaikan, kambing yang saya rawat selama 3, Lebaran haji. saya ingin istirahat karna kaki saya pada gatal gatal, dan kambing yang saya rawat tersisa 12, ekor saya serahkan ke pak kades M Sholeh. Achirnya di jual semua satu pun tak tersisa selayaknya punya sendiri,”ucapnya.
“Saya sebagai warga masyarakat Desa Randusari inisial ( K )berharap mestinya anggota kelompoklah yang merawat, kambingnya Yang punya hak menjual jangan di jual sendiri, ini Saya bicara semestinya sesuai kenyataan. ini jelas bener – bener kelewatan. Kini satu kambingpun tak tersisa Ludes / habis,”bebernya.
Hal yang sama disampaikan warga inisial ( J ) ia menyampaikan setau saya bantuan awal 8,ekor selang beperapa bulan kemudian menjadi 21.ekor tahun 2022, dan tahun 2025, saya melihat kambing, di dalam kandangnya ada 12, ekor dan sekarang kambing 12, ekor sudah tidak ada, lebih jelasnya. ia menambahkan agar lebih jelas bisa langsung ke pa Kades, karena semua yang ngurusi keluarga pak
Kades,”Ungkapnya.
Awak media menggali lebih dalam mengenai kambing yang raib di Desa Randusari. Dan kebetulan jumpa ketua GNPK Kab, Pekalongan M Jaelani ia memberkan mengenai kambing yang dijual dengan kades Randusari, terahir 12,ekor kami pun di transfer uang sebesar Rp 200.agar kami tutup mulut dilapangan menjadi bahan perguncingan teman-teman Akhirnya uang Rp 200, kami kembalikan lewat transfer
Bebernya. M Jaelani.
awak media lanjut menggali informasi dengan Hendi camat Doro, konfirmasi melalui pesan whatsap ia mengatakan sudah kami panggil M Sholeh kades Randusari kami hanya sebatas pembinaan Bebernya.
Guna melakukan pendalaman lebih lanjut, awak media akan melakukan konfirmasi kepihak dinas / intansi terkait, sebelum berita terbit awak media jauh – jauh hari mencoba meminta waktu untuk klarifikasi kepada M Sholeh Kades Desa Randusari melalui pesan whatsap, namun hingga berita terbit, belum ada tanggapan.
( Reporter : Sofyan Ari )







