Disdikbud Kukar Gencarkan Literasi di SMP Melalui Berbagai Program Nyata

Kukar, medianasional.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong budaya membaca di kalangan pelajar, terutama siswa SMP. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kukar.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang SMP Disdikbud, Emy Rosana Saleh, mengatakan bahwa pembinaan literasi telah dimulai sejak tahun 2022, bersamaan dengan penerapan Kurikulum Merdeka.
Pada awalnya, fokusnya adalah penguatan kemampuan literasi dan numerasi yang menjadi dasar pembelajaran.

“Selama tahun 2023 hingga 2024, kami telah menyalurkan 1.200 eksemplar buku literasi dan numerasi ke sekolah-sekolah untuk mendukung program ini,” ujar Emy.  Senin (7/7/2025).

Salah satu program unggulan adalah gerakan 15 menit membaca yang diwajibkan bagi seluruh siswa dan guru SMP di Kukar. Kegiatan ini dilaksanakan di luar jam pembelajaran, sering kali dirangkaikan dengan Gerakan Etam Mengaji sebagai bagian dari penguatan karakter.

“Selain membaca, siswa juga menggunakan jurnal literasi untuk mencatat intisari bacaan mereka. Ini sekaligus menjadi alat ukur seberapa banyak buku yang telah dibaca dan dipahami,” tambahnya.

Disdikbud Kukar juga memberikan penghargaan kepada sekolah dan siswa yang berprestasi dalam berbagai kompetisi terkait literasi. Beberapa bentuk apresiasi yang diberikan antara lain uang pembinaan, peralatan sekolah, hingga hadiah seperti sepeda untuk motivasi siswa.

“Kami kerap mengadakan kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), serta lomba menulis. Pemenangnya pasti kami apresiasi,” tegas Emy.

Ke depan, Disdikbud Kukar berkomitmen untuk terus memperkuat program literasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat. Harapannya, budaya baca dapat tertanam kuat di kalangan generasi muda Kukar.  (ADV)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses