Diduga Oknum Team Formatur PH DPW PPP Lampung, Ada Kejanggalan Dalam Menjalankan Tugas

Lampung Selatan442 Dilihat

Lampung, Medianasional.id – Merasakan adanya kejanggalan dalam tindakan di duga oknum team formatur yang dari DPW dalam menjalakan tugas sebagai formatur PH DPW PPP lampung ,yang terkesan tidak bisa berdiri tegak ketika mengadakan rapat formatur di kantor DPW PPP Lampung pada 13 Oktober 2021 lalu.

Yang dihadiri DPW oleh Zendra dan DPC Yandi Efendi, PAC Ketapang Rusli, PAC Penengan kalung, PAC way Panji Safrudin dan PAC Palas Suharman.

Yandi Efendi salah satu anggota formatur yang mewakili DPC PPP Lampung selatan merasa kecewa dengan kepengurusan DPW yang dipimpin Supriyanto.

“Saya sangat menyayangkan ketika sudah korup semua anggota formatur hadir, tapi pimpinan sidang menyatakan untuk ditutup. Dikerenakan saya secara voting dalam rapat tersebut ada 3 suara. Dikarenakan tidak sesuai harapan maka pihak yang merasa memiliki dua suara tersebut sudah diberikan surat yang isinya bahwa meraka tidak setuju dan menolak hasil musyawarah pada hari itu (13/10/2021). Maka terjadi adu mulut antara saya dan pimpinan sidang kerena saya merasa dizolimi oleh oknum formatur DPW yang memiliki kebijakan dalam rapat tersebut,” katanya.

“Setelah sekian lama saya menunggu informasi dari pihak DPW tak kunjung ada kabar. Pada tanggal 10/11/2021 jam pukul 13.00 wib. Saya menelepon ketua DPW dengan menjelaskan bahwa harus diadakan agenda rapat ulang dikerenakan kata sang penguasa PPP di Lampung Suprik melalui seluler, sudah jelas untuk yang bertandatangan team formatur sudah tanda tangan dari DPC dan 3 PAC terus rapat apa lagi yang harus dilakukan dan dalam muscab kemarin ada kejanggalan modul untuk peserta muscab di Kabupaten Lampung Selatan disuruh dibayar atau diganti oleh salah satu oknum team formatur DPW yang pada saat itu saya ditemui oleh mereka bertiga mengaku team DPW yang akan memimpin sidang. Setelah lama ngobrol dikarenakan saya habis keliling ke 17 kecamatan di Lampung selatan merasa lelah saya izin pulang sebelum saya masuk mobil oknum tersebut meminta uang kepada saya dengan alasan untuk bayar modul kegiatan. Tanggal 26-09-2021 pas acara muscab dia merasa kecewa karena kebetulan saya pada saat itu tidak pegang uang tunai dan dia berpesan pada saya untuk besok memberikannya. Dikarenakan saya tidak memenuhi permintaan oknum tersebut mencari mata angin yang bisa diajak kerjasama untuk medapat pundi-pundi rupiah di muscab PPP Lampung selatan,” terangnya.

“Saya berharap ini jadi peringatan keras bagi kepengurusan DPW jangan asal pilih pengurus yang memilki jiwa kerdil dan belum pernah berkorban terhadap partai, kalau saya sudah jelas memperjuangkan PPP di Lampung selatan secara Tenaga, pikiran dan materi. Jangan kebijakan yang dibangun oleh pemimpin kebijakan nyleneh mengutamakan nepotisme tetapi malah mengecilkan partai, dan mencerminkan jiwa yang mudah dipengaruhi oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Lanjutnya, “ternyata bukan terjadi dengan saya saja ada juga kabupaten yang lain seharus Supriyanto selaku ketua sudah memberikan sangsi terhadap anak buahnya atau bawahannya yang membuat kesalahan bukan dipertahankan ini bisa merusak Marwah partai PPP di lampung,” pungkasnya.(amp)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses