Diduga Inspektorat Lampung Utara Kurang Profesional Dalam Menyikapi Laporan Masyarakat

583 views

Lampung Utara, medianasional.id – Warga desa Sukasari, Lampung Utara menduga inspektur Inspektorat kurang profesional dalam menyikapi laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa oleh pengguna anggaran desa Sukasari. Pasalnya, warga desa bersama karang Taruna pernah ngeluruk ke intansi tersebut, guna untuk menyampaikan dugaan penyimpangan anggaran pengadaan untuk karang Taruna dengan nilai jutaan rupiah, dan hanya di realisasikan berupa bola voly dan kaos kostum yang nilainya kurang sesuai dengan data kemendes, hal ini di sampaikan Cipto ke awak media di kediaman ketua karang taruna, Kamis (15/4/2021).

Lanjutnya, Cipto yang di dampingi Maryono selaku ketua karang taruna, jika memang inspektorat kurang mampu, menyikapi laporan warga atas dugaan kepala desa Sukasari yang disinyalir memanfaatkan lembaga karang taruna untuk memperkaya diri pribadi, selayaknya di serahkan kepada yang lebih berwenang dan berkompentensi dibidang badan pengawasan lainnya.

“Jelas kami sudah ngeluruk ke inspektorat untuk menyampaikan kinerja kepala desa tentang perealisasian anggaran dana desa di bidang lembaga Karang taruna desa Sukasari, yang perealisasian anggarannya kurang sesuai dengan yang ia laporkan di kementerian desa, kami selama kepala desa menjabat hanya menerima bola voly dan kostum” keluhnya ke awak media.

Sementara itu menurut Hairul selaku irban yang bertugas menangani laporan ini saat di konfirmasi melaui via seluler, berdalih, jika laporan warga masyarakat sudah diterima dan telah memanggil kepala desa Sukasari, namun berkas yang di bawa oleh kepala desa tidak lengkap, dan yang di tanya tidak dibawa.

“Kami sudah panggil dan periksa kepala desa Sukasari, namun apa yang kami tanyakan berkasnya tidak di bawa oleh kepala desa,” kilah Hairul.

Dia menambahkan dalam waktu dekat ini dirinya akan menyambangi desa Sukasari untuk kembali mempertanyakan berkas yang dibutuhkan dalam menyikapi laporan warga beberapa waktu lalu.

” Ini masih bulan puasa bang, tapi dalam waktu dekat ini saya akan naik gunung, tepatnya untuk melakukan pulbaket dan puldata ke desa Sukasari atas berkas pelaporan yang tidak di bawa kepala desa saat pemeriksaan di kantor,” terangnya.

Sementara itu hingga berita ini di tayangkan kepala desa belum dapat di konfirmasi melalui via seluler yang tak kunjung dapat tersambung. (Hendra Antoni)

Lampung Utara

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.