Pekalongan, medianasional.id | Kamis, 13 Februari 2025, Desa Wisata Nusantara (Dewisnu) Provinsi Jawa Tengah, yang dipimpin oleh Kepala Desa Wisata H. Hadi Sucahyono SIP, M.Si., melakukan langkah strategis dengan menjalin kerjasama bersama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan. Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan potensi desa wisata di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor pendidikan dan pariwisata.
H. Hadi Sucahyono mengungkapkan bahwa kerjasama ini mencakup berbagai program yang diharapkan dapat mengoptimalkan pengembangan desa wisata di provinsi ini. Beberapa poin kerjasama antara lain:
Program Magang: Mahasiswa ITSNU akan mendapatkan kesempatan untuk langsung terlibat di desa wisata, mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di dunia nyata.
Program KKN/PKL/KKU: Mahasiswa akan dilibatkan dalam kegiatan sosial di desa wisata, memberikan kontribusi positif kepada masyarakat setempat.
Matching Fund/Kedaireka: Pendanaan bersama untuk riset dan proyek yang terkait dengan pengembangan desa wisata.
Praktisi Mengajar: Pengajaran dari praktisi di bidang pariwisata dan desa wisata untuk mahasiswa yang terlibat dalam program.
Pengabdian Masyarakat: Kegiatan pengabdian yang memungkinkan mahasiswa dan masyarakat desa bekerja sama untuk menciptakan manfaat nyata.

Pelatihan Desa Wisata/Kewirausahaan: Pelatihan bagi masyarakat setempat terkait pengelolaan desa wisata dan pengembangan kewirausahaan.
Riset dan Penelitian: Mengembangkan riset tentang potensi desa wisata dengan fokus pada keunikan dan kekayaan lokal.
Mentor Desa Wisata/Kewirausahaan: Program mentoring yang menghubungkan pengelola desa wisata dan pelaku usaha lokal dengan para ahli di bidang tersebut.
Program Kerja Dewisnu di Awal Tahun 2025
Sekretaris Dewisnu Provinsi Jawa Tengah, Eva Agustina Megasari SE, juga mengungkapkan beberapa program kerja yang akan dijalankan Dewisnu di awal tahun 2025. Di antaranya adalah penjajagan kerjasama dengan Rumah BUMN Telkom Pekalongan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan desa wisata.
Program ini bertujuan untuk menyediakan solusi teknologi yang dapat mengoptimalkan potensi desa wisata dan menciptakan program-program yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Selain itu, Dewisnu juga akan menjalin kerjasama publikasi kegiatan-kegiatan mereka dengan platform media nasional, untuk meningkatkan visibilitas dan dampak dari setiap inisiatif yang dilakukan.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Dewisnu dari berbagai kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kendal, Batang, Tegal, dan Brebes. Kolaborasi ini menciptakan sinergi antar daerah untuk mempercepat pengembangan desa wisata yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.
Dengan adanya kerjasama ini, Dewisnu Provinsi Jawa Tengah berharap dapat mengoptimalkan potensi desa wisata di seluruh provinsi, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, serta menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Kerjasama ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sektor pendidikan, teknologi, dan pariwisata, menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi desa wisata di Jawa Tengah.






