Brebes, medianasional.id | Suara dentuman keras menggegerkan warga di sekitar Jembatan Fly Over Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Senin dini hari (11/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Sumber suara tersebut diketahui berasal dari kecelakaan sebuah dumtruk besar bermuatan batu bara yang jatuh dari sisi kanan fly over.
Dumtruk bernomor polisi H 9177 OW itu diketahui melaju dari arah Prupuk menuju Cilacap melalui jalur nasional. Saat melintasi tanjakan Fly Over Kretek, kendaraan berat tersebut diduga tidak kuat menanjak akibat membawa muatan batu bara yang berlebihan.
Akibatnya, dumtruk tiba-tiba mundur dan tidak terkendali hingga keluar dari jalur kiri dan masuk ke jalur kanan. Kendaraan kemudian menghantam pembatas jembatan hingga besi pengaman putus, sebelum akhirnya terguling dan jatuh ke samping kanan badan fly over.
Sebelum terjatuh, dumtruk sempat menabrak sebuah mobil pribadi jenis minibus yang berada di lokasi kejadian. Mobil tersebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian kaca depan yang pecah berkeping-keping. Beruntung, minibus tidak ikut terseret jatuh ke bawah dan masih berada di badan jalan jembatan.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan keluar rumah untuk melihat sumber kejadian. Amir, salah satu warga setempat, mengaku kaget mendengar suara dentuman yang sangat keras di tengah malam.
“Suara dentuman yang sangat keras terdengar begitu kencang secara tiba-tiba, kami semua kaget dan langsung keluar dari rumah. Begitu sampai di lokasi, ternyata suara itu berasal dari mobil dumtruk yang jatuh dari atas Fly Over,” ujar Amir.
Meski kecelakaan tampak cukup mengerikan, peristiwa tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka. Minibus yang mengalami kerusakan kemudian langsung dievakuasi menggunakan mobil derek ke lokasi aman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Brebes bersama Polsek Paguyangan masih melakukan pengamanan dan penyelidikan di lokasi kejadian. Polisi juga mengatur arus lalu lintas yang sempat terganggu akibat kecelakaan tersebut.
Pihak berwenang mengimbau pengemudi kendaraan besar agar selalu memperhatikan kapasitas muatan dan kondisi kendaraan saat melintasi jalur tanjakan maupun jembatan guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (Andi)





