YOGYAKARTA, medianasional.id — Sinergi antara TNI dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus diperkuat. Hal tersebut mengemuka saat Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menerima audiensi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Yogyakarta, Rio Banupanitis, S.E., M.A., Kamis (24/9/2026).
Audiensi berlangsung di Ruang Kerja Danrem 072/Pamungkas, Jalan Reksobayan No. 4, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Pertemuan tersebut membahas operasional Basarnas sekaligus kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah DIY.
Rio Banupanitis menyampaikan, Basarnas DIY saat ini didukung 117 personel dengan posko yang tersebar di Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul, dan Gunungkidul.
“Meski dengan jumlah personel yang terbatas, penanganan setiap kejadian darurat di lapangan tetap berjalan optimal berkat kolaborasi erat bersama potensi SAR, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.
Basarnas DIY, lanjut Rio, juga terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, termasuk di kawasan Gunung Merapi. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Rio juga menyerahkan undangan kepada Danrem 072/Pamungkas untuk menghadiri ASEAN Transport SAR Forum yang akan digelar di Grand Hotel De Djogja pada 29 September 2026.
Danrem 072/Pamungkas mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi darurat.
“Kerja sama antara Korem 072/Pamungkas dan Basarnas DIY harus terus ditingkatkan, khususnya dalam operasi pencarian dan pertolongan maupun penanganan tanggap darurat bencana,” kata Yuniar.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan TNI bersama Basarnas dalam menghadapi berbagai potensi bencana serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah DIY.(red).






