Dandim 0719/Jepara Dampingi Kapolres Jepara Launching Program Aplikasi Sitangkas Secara Virtual

Jepara284 Dilihat

Jepara, Medianasional.id – Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, S.E.,M.I,Pol bersama Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif mendampingi Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH.,SIK.,MH, mengikuti kegiatan launching dan simulasi aplikasi Sitangkas melalui Zoom Meetting di Aula Dharmalaksana Mapolres Jepara, Kamis (14/10/2021).

Dimana pada kegiatan Launching aplikasi Sitangkas Polda Jateng diresmikan langsung oleh Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K dan diikuti secara virtual di masing-masing Polres se-Jajaran Jawa Tengah.

Pada acara tersebut juga ditampilkan simulasi online aplikasi dan dilanjutkan telewicara dengan Polres Jajaran Polda Jateng serta pemberian penghargaan kepada para Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Tenaga Kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kesempatannya, Kapolda Jateng menyampaikan saat ini Bhabinkamtibmas dan Babinsa merupakan ujung tombak penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kita menciptakan aplikasi Quick Respon dimana hal tersebut dapat memudahkan tugas para Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan,” kata Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan bahwa Covid-19 di wilayah Jawa Tengah saat ini masih lumayan banyak perlu kiranya untuk diwaspadai, dengan adanya aplikasi Sitangkas ini agar dapat digunakan secara maksimal dan dilaksanakan evaluasi kegiatannya.

“Sitangkas merupakan kecanggihan teknologi menjadikan semua pelayanan serba cepat dan tepat sasaran, dengan aplikasi sitangkas ini akan lebih memudahkan para anggota Bhabinkamtibmas dilapangan nantinya,” pungkasnya.

 

Reporter : Asep S

Editor : Drajat

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses