Bupati Wihaji Raih WTP dari BPK RI Walaupun Masih Ada Catatan

Semarang301 Dilihat

Semarang, medianasional.id Bupati Batang Wihaji mampu hattrick mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ), raihan ini di raih tiga kali berturut – turut, beserta penyerahan laporan keuangan pemerintah daerah atas (LKPD). Jum’at, (17/5/19) di aula kantor BPK RI Perwakilan Jawa Tengah Semarang.

Bupati Batang Wihaji bersama ketua DPRD Imam Teguh Raharjo menerima hasil pemeriksaan atas Laporan Hasil Pemeriksaan Daerah (LKPD) Tahun anggaran (TA) 2018, dari kepala BPK RI Perwakilan JawaTengah Ayub Amali.

Menurut Wihaji penghargan WTP merupakan apresiasi pemerintah atas kerja keras semua ASN jajarannya di lingkungan Pemkab dan DPRD, dalam mengelola keuangan dan aset – aset secara transparan dan akuntabel.

“Ini WTP yang ketiga kalinya secara berturut-turut sejak tahun anggaran (TA) 2016, 2017 dan tahun 2018. ini prestasi berkat kerja keras dari seluruh jajaran yang luar biasa, terutama dalam pengelolaan aset,”kata Wihaji.

Prestasi resmi opini WTP dari BPK RI Perwakilan Jawa Tengah menjadi kebangaan bersama lanjutnya, karena tiga kali berturut – turut Sehingga ke depan penghargaan WTP tidak lagi dirasa sebagai hal baru tapi kewajaran dan sebuah keharusan di lingkungan Pemkab Batang.

“Semangat kita membangun pengelolaan keungan yang transparans dan akuntabel sesuai undang – undang No. 23 tahun 2014 dan undang – undang No. 17 tahun 2003 tentang laporan keuangan Pemerintahan Daerah,” kata Bupati Wihaji.

Oleh karena itu, catatan penting dari BPK RI segera kita tindaklanjuti karena kita dikasih waktu hanya 30 hari. Kita juga mengapresiasikan jajaran ASN, DPRD yang selama ini sebagai pelaksana teknis penggunaan keuangan daerah.
“Kebaikan bersama atas ikhtiar kita dan bimbingan BPK RI, sehingga kedepan bisa mempermudah dalam mempertahankan WTP, karena mempertahankan lebih berat,” jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Batang Imam Teguh Raharjo menyatakaan kebanggaan mempertahankan WTP, karena ini merupakn cerminan untuk melakukan sebuah perubahan dalam pengelolaan keuangan daerah. “Niat kami berbenah diri dalam pengelolaan Keuangan, dari niat yang baik dan bimbingan dari BPK RI, saya yakin ini kita bisa mempertahankan opini WTP yang berkualitas,” Ucapnya.

Banyak hal untuk meraih WTP berkualitas dikatakan Imam Teguh Raharjo, ada banyak hal tentumya seperti niat, kemauan dan kekompakan Pemkab di bawah Kepemimpinan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono untuk komitmen membangun Batang yang sebenarnya. “Semua itu tidak ada yang sulit, asal kita ikuti regulasi dan ikuti petunjuk dan arahan dari
Pihak auditor BPK RI,” katanya

Kepala BPK RI Perwakilan JawaTengah Ayub Amali mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batang berhasil meraih dan mempertahankan WTP, namun demikian dari hasil pemeriksaan ada catatan yang harus ditindak lanjuti. “Catatn kami terkait Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang hampir semua daerah mengalami karena jumlahnya banyak. Maka perlu ditingkatkan pengelolaan keuangannya, aset, dan perlu adanya pelatihan bagi guru,” katanya.

Selaian itu juga ada catatan yang penting dan harus ditindak lanjuti terkait aset Pasar Bandar untuk segera di selesaikan dikatakan Ayub Amali, adapun catatan lainya kekurangan volume 258 juta, jaminan pelaksanaan yamg tidak bisa selesiakan yang totalnya Rp 510 juta dan denda Rumah Sakit Rp 306 juta juga harus diselesaikan. “Yang perlu ditertibkan juga pengelolaan pendapatan air tanah dan pengeloaan pendapaatan reklame. sayang juga karena ini pendapatan asli daerah,” jelasnya

Menurut Ayub Amali, meraih WTP bukan pemberian dari BPK RI tapi merupakan kerja keras dari Bupati dan DPR serta jajaranya yang mampu mengelola keuangan daerah sesuai regulasi sehingga bisa mempertahankan WTP. (*)

Reporter : Puji_L.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses