Bupati Pemalang Anom : Geopolitik Perlu Disikapi dengan Cermat

Jakarta215 Dilihat

Jakarta, Medianasional.id – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri sarasehan Kebangsaan Perubahan Geopolitik Dunia Dalam Peluang Menuju Indonesia Raya, di gedung Nusantara IV MPR RI, Selasa, 20/5/2025 .

Sarasehan tersebut mengusung tema ” Memperkokoh Ideologi Pancasila menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya ”

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP ) Yudian Wahyudi ” dalam laporannya menyampaikan ” Bahwa sarasehan kebangsaan bertujuan sebagai wahana dialog lintas sektor, memperkokoh nilai – nilai kebangsaan di tengah – tengah perubahan geopolitik dunia ”

” Sarasehan ini diharapkan mampu memperkokoh ketahanan bangsa, dengan berlandaskan ideologi bangsa ” ungkapnya

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam berbagai hal Ahmad Muzani mengatakan ” Bahwa Perubahan geopolitik dunia merupakan tantangan sekaligus peluang yang harus ditangkap, untuk menangkap peluang tersebut, Pancasila harus tetap dinyalakan ”

” Menurutnya keragaman Indonesia, baik suku, budaya dan agama merupakan suatu yang rentan apabila Pancasila tidak benar – benar menjadi pegangan dalam kehidupan beragama dan berbangsa ”

” Setiap bangsa memiliki landasan, dan bangsa Indonesia memiliki landasan yang kuat Pancasila, tanpa Pancasila Indonesia bukan hanya kehilangan masa lalu, tapi juga kehilangan masa depan ” tutupnya .

Beberapa narasumber yang berkompeten dihadirkan dalam sarasehan ini, diantaranya mewakili Menko Polkam, mewakili BPIP, mewakili Menteri Luar Negeri mewakili Menko Perekonomian dan mewakili Menteri Keuangan .

Sementara Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai mengikuti sarasehan mengatakan ” Sarasehan dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan oleh BPIP tersebut sangat strategis, mengingat perubahan geopolitik dunia saat ini perlu disikapi dengan cermat ”

” Perubahan geopolitik dunia saat ini, tidak hanya berdampak pada perekonomian dan politik global, bahkan di daerah pun akan merasakan dampaknya . Insya Allah ini bermanfaat untuk pemahaman kita terhadap geostrategi dan geopolitik intetnasional maupun nasional ” ucapnya singkat

Sarasehan menghadirkan 847 peserta, diantaranya Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur, Forkompimda Provinsi, Bupati dan Wali Kota seluruh Indonesia. (f)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses