Kutai Kartanegara, medianasional.id – Hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan kantor Pos Kukar, Bank BRI, Bankaltimtara, Dinas Sosial(Dinsos) menyalurkan bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bantuan program PKH dan BPNT diserahkan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi oleh Kadis Dinsos kukar, Pimpinan Bank Kaltimtara, BRI, Kantor Pos, Bertempat di Kantor Pos Tenggarong, Kamis 18 Mei 2023.
Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya mengatakan, “program PKH dan BPNT ini memang rutin yang dilakukan pemkab kukar, kepada katagori penerima bantuan yang sudah teridentifikasi datanya masih dalam katagori usia produktif, karena usia produktif ini harus diberikan program pemberdayaan untuk dikembangkan misalnya pelatihan buat ibu ibu yang suka menjahit, Tata Boga, Tata Rias, dan ini sudah berjalan dibeberapa komunitas,Jadi saya minta Dinsos dan teman teman PKH harus bener bener memperivikasi data yang ada,” katanya.
“Sama seperti program PKH ini harus terkluster dengan baik, baik kategori yang tidak produktif diberikan bantuan seperti ini juga.Ini harus dilakukan secara bertahap, hari ini saya perintahkan kepala dinsos, untuk menangani hal ini dengan baik, selama ini yang menjadi persoalan itu data, jadi data ini sudah kita verifikasi ditingkat kabupaten tetapi ketika diinput kedalam sistem yang ada di kemensos masih ada persoalan,” lanjutnya.
“Saya terus mendalami, seperti beberapa bulan yang lalu kami mendapatkan informasi karena data hasil verifikasi itu kita bawa ke pusat data kemensos ternyata kukar sering inputnya lewat dari tanggal yang sudah ditentukan. Karena rekam jejak digitalnya sudah keliatan, namun hal ini sudah ditangani oleh kadinsos kukar. Kalau kita menginput data atau big data ada kurun waktunya, misal tgl 1-10 jadi engga boleh lewat batas tanggal yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Bupati Kukar minta perbaiki semua data, khususnya teman teman yang ada dinsos, saya secara pribadi mengapresiasi, kita sudah bekerja, energi kita, pembiayaan waktu, sudah kita curahkan dalam penyaluran program ini,tapi ada hal hal yang harus yang perlu kita perbaiki yaitu managemen kerjanya, misalnya dinsos ini tidak bekerja sendiri, berdiri sendiri harus ada kolaborasi.
Untuk ditingkat wilayah kecamatan, desa, kelurahan, Peran ketua Rt Ini yg harus di manage dengan baik, pemkab komitmen bagaimana upaya kami memberikan dorongan apresias terhadap kinerja, misal teman puskesos awal tahun kita fasilitasi kita dorong dengan pembiayaan, teman pkh juga terus kita fasilitasi.
Ini tidak lain maksudnya adalah supaya pekerjaan ini bisa tertangani dengan baik, dan busa terverifikasi dengan baik, jangan sempe yang berhak tertinggal, dan sebaliknya jgn sampai yang tidak berhak malah terdaftar menerima, hal itu harus menjadi perhatian di dinsos agar data ditangani dengan baik
Semoga ini bisa terus perbaikan data ini, harap Bupati.
Terima kasih kepada kepala kantor pos Kukar, pimpinan BRI, dan Bankaltimtara, yang sudah menyalurkan program bantuan ini dengan baik,
Mereka hanya menyalurkan, yang ingin kita perbaiki adalah proses datanya terus dilakukan.
Ada program 50 juta berbasis per RT, pada program tersebut salah satu dukungan pemkab kukar untuk meningkatkan operasional ketua RT, berkaitan dengan data, baik data penduduk atau data warga sebagai penerima bantuan dilingkungan masing masing.






