Banyumas, medianasional.id – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menegaskan, penanganan korban atas tragedi ambruknya tribun VIP pada gelaran Speed Fest #2, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 Tahun 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto yang terjadi pada Minggu (26/7/2026), menjadi prioritas utama.
Sadewo menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun per-27 Juli 2026 pukul 12.00 WIB, tercatat 90 korban telah mendapatkan penanganan di 11 rumah sakit (RS), dengan rincian 49 orang menjalani rawat jalan, 40 orang menjalani rawat inap, dan 1 orang masih dalam observasi.
“Untuk korban tersebar di RS Wijaya Kusuma sebanyak 21 korban; RS Elisabeth 9 korban; RS Geriyatri 7 korban; RS Ananda 6 korban; RS Dadi Keluarga 5 korban; RS Wiradadi 3 korban; RS Orthopaedi 26 korban; RS Margono Soekarjo 2 korban; RS Sinar Kasih 1 korban; RS JIH Purwokerto 9 korban dan RSUD Banyumas 1 korban,’’ terangnya.
Sadewo juga menuturkan, saat kejadian lebih dari 20 unit ambulans dikerahkan untuk mengevakuasi para korban menuju 11 rumah sakit di wilayah Banyumas agar segera memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing pasca kejadian.
Sebagai bentuk kepedulian dan empati, Bupati Banyumas bersama panitia penyelenggara dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) telah mengunjungi para korban di sejumlah rumah sakit. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan medis yang optimal.
“Dari hasil kunjungan, komunikasi dengan korban, keluarga, dan pihak rumah sakit, kami memastikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur kesehatan yang berlaku,” ucapnya.
Terkait penyebab ambruknya tribun, Bupati menegaskan bahwa proses penyelidikan saat ini sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Pemerintah Kabupaten Banyumas menghormati proses tersebut dan meminta seluruh pihak, khususnya penyelenggara kegiatan, untuk bersikap kooperatif selama proses investigasi berlangsung.
“Kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak yang berwenang. Saya telah meminta panitia penyelenggara untuk kooperatif dan memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan agar penyebab kejadian ini dapat diketahui secara jelas,” tegasnya.






