Cilacap, medianasional.id – Sebanyak 15 pemuda asal Kabupaten Cilacap berhasil melewati seleksi ketat dan dinyatakan lulus pada Sabtu (01/03). Untuk mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama (Secata) Gelombang I Tahun 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kesempatan untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terbuka lebar dan dapat diakses secara gratis oleh pemuda-pemuda di seluruh Indonesia, termasuk di Cilacap.
Setelah melalui proses yang cukup ketat dan panjang, Muhammad Ihsan Maulana, Raka Hegar, Muhammad Zaldy Ramadhani, Rifki Aldi Iman Julianto, Dimas Rizki Fadli, Yudi Setiyo Tuhu, Amir Saputra Dewa, Gunawan Galih Santoso, Ary Kurnianto, Adin Ghozali, Handoko Subianto, Amad Rifai, Kasya Kossasi, Khori Bani Riski, Fajar Kurnia Wardana, ke-15 pemuda tersebut menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik dari segi fisik maupun mental.
Dandim 0703/Cilacap mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh pemuda-pemuda ini. “Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan keluarga dan daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa TNI AD memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh pemuda Indonesia untuk mengabdi kepada negara. Mereka akan menjalani pendidikan dasar militer yang sangat berharga untuk membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan,” ujar Letkol Inf Andi Yuliazi, S.E., M.I.P.
Para calon Tamtama ini akan menjalani pendidikan dan pelatihan militer yang disiplin, tangguh, dan profesional, yang akan membekali mereka dengan keterampilan untuk menjadi prajurit yang siap berbakti di berbagai penjuru tanah air.
Ke-15 pemuda asal Cilacap yang berhasil lulus tersebut berharap dapat memberi kontribusi nyata dalam membela negara dan menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Mereka juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, serta dukungan dari keluarga dan masyarakat sekitar.
TNI AD terus membuka peluang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bergabung dan mengabdi kepada negara. Program ini juga menunjukkan komitmen TNI AD dalam memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pemuda Indonesia untuk mengembangkan potensi diri, baik secara fisik, mental, maupun intelektual.
(Tyo)






