Bukan Sekadar Pengajian, Muhammadiyah Hadirkan Sarapan Gratis dan Pasar Kuliner Bangkitkan Ekonomi Umat

KENDAL–MEDIANASIONAL.ID–Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pageruyung, Kabupaten Kendal menghadirkan konsep berbeda dalam Pengajian Ahad Pagi dengan menyediakan sarapan gratis dan Pasar Kuliner Ahad Pagi yang dikelola oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) bersama kader Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) Pageruyung. Program ini tidak hanya menjadi ruang dakwah, tetapi juga mendorong kebersamaan serta menggerakkan ekonomi umat.

Suasana Gedung Dakwah Muhammadiyah Pageruyung tampak meriah sejak Ahad pagi, (26/7/26). Mulai pukul 05.40 WIB, ratusan jamaah dari berbagai ranting dan desa sekitar memadati lokasi pengajian. Selain mengikuti kajian keagamaan dan mempererat silaturahmi, para jamaah juga menikmati beragam sajian kuliner yang tersedia di area kompleks pengajian.

Ketua PCM Pageruyung, Nur Aziz menyampaikan bahwa Pengajian Ahad Pagi bukan hanya menjadi sarana memperkuat keimanan, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial, dan penguatan peran perempuan Muhammadiyah melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pengajian Ahad Pagi ini adalah jantung dari pergerakan dakwah kita di Pageruyung. Dihadirkannya Kuliner Ahad Pagi serta sarapan ringan gratis oleh ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah menambah kehangatan suasana. Ini membuktikan bahwa dakwah Muhammadiyah itu menggembirakan, merangkul semua kalangan, menyentuh sisi keagamaan, sekaligus memberdayakan ekonomi warga,” ungkapnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada jamaah, panitia menyediakan lapak khusus sarapan ringan gratis. Roti, gorengan hangat, dan arem-arem dibagikan tanpa dipungut biaya. Program tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang menciptakan suasana akrab sekaligus mempererat rasa kekeluargaan sebelum pengajian dimulai.

Tak hanya itu, stand kuliner juga menawarkan beragam menu makanan matang hasil olahan ibu-ibu ‘Aisyiyah dan kader Nasyiatul ‘Aisyiyah, mulai dari nasi rames, opor, meniran, aneka jajanan pasar, hingga minuman rempah tradisional. Seluruh menu dipastikan higienis, halal, lezat, dan dijual dengan harga yang terjangkau.

Para jamaah juga dapat membeli sayur-mayur segar, bumbu dapur, serta berbagai hasil pertanian lokal yang dipasarkan dalam bazar tersebut. Keterlibatan aktif kader Nasyiatul ‘Aisyiyah terlihat dari pengelolaan stand, pembagian sarapan gratis, hingga pelayanan kepada pembeli yang berlangsung tertib dan profesional.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum. Salah seorang jamaah, Yulianto, mengaku terkesan dengan konsep pengajian yang memadukan dakwah, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi. “Senang sekali ikut pengajian hari ini. Begitu datang langsung disambut hangat dengan sarapan gratis. Setelah pengajian selesai, kita bisa menikmati kuliner olahan ibu-ibu ‘Aisyiyah dan langsung beli sayur segar untuk dibawa pulang. Pengajian jadi terasa sangat menyenangkan dan bermanfaat untuk banyak hal,” tuturnya penuh senyum.

Melalui kegiatan ini, PCM Pageruyung berharap Pengajian Ahad Pagi terus berkembang menjadi agenda terpadu yang dinantikan masyarakat. Selain menjadi pusat dakwah dan silaturahmi, Gedung Dakwah Muhammadiyah Pageruyung diharapkan mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, kepedulian sosial, serta ruang pengembangan kewirausahaan bagi anggota ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah.(#)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses