BRI Dorong Inklusi Keuangan Desa, KDMP Nolokerto Resmi Gunakan Mesin EDC BRI

KENDAL –medianasional.id- Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus mendorong untuk memperluas layanan inklusi keuangan hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, yang secara resmi telah menerima dan mengoperasikan mesin Electronic Data Capture (EDC) BRI, Kamis (8/1/2026).

Mesin EDC tersebut diserahkan oleh perwakilan BRI Unit Nolokerto, Kantor Cabang BRI Kendal sebagai bagian dari penguatan layanan keuangan berbasis koperasi.

Melalui fasilitas ini, KDMP Nolokerto kini dapat melayani berbagai transaksi keuangan masyarakat, mulai dari tarik tunai, pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), pembayaran pajak, listrik, PDAM, hingga transaksi tol elektronik.

Ketua KDMP Desa Nolokerto, Rohimudin, mengatakan kehadiran mesin EDC BRI menjadi langkah nyata kolaborasi koperasi dengan perbankan nasional dalam mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat desa.

“KDMP Merah Putih Desa Nolokerto siap melayani semua. Ini bagian dari kerja sama kami dengan BRI untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KDMP Nolokerto juga ditetapkan sebagai Agen BRILink, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke bank atau ATM yang jaraknya relatif jauh. Khusus bagi penerima manfaat PKH, pencairan bantuan kini dapat dilakukan langsung di koperasi hanya dengan membawa kartu ATM, menggunakan fasilitas mesin EDC BRI.

Dari pihak BRI, lanjut Rohimudin, terdapat target minimal 60 transaksi per bulan melalui mesin EDC. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai, mengingat KDMP Nolokerto telah beroperasi selama empat bulan dan aktivitas transaksi masyarakat terus meningkat.

“Kami yakin target transaksi dari BRI bisa terpenuhi,” tegasnya.

Menurutnya, kerja sama dengan BRI ini membawa dua dampak positif utama. Pertama, hasil usaha dari transaksi keuangan akan kembali ke masyarakat melalui koperasi. Kedua, masyarakat akan lebih efisien dari sisi waktu karena tidak perlu antre lama di bank.

“Transaksi lebih dekat, cepat, dan manfaatnya kembali ke warga,” jelasnya.

Saat ini, jumlah anggota KDMP Desa Nolokerto yang telah terdata dalam sistem Kementerian Koperasi mencapai sekitar 80 orang. Ke depan, pihak koperasi bersama BRI akan terus melakukan sosialisasi untuk mendorong lebih banyak warga bergabung. “Pasca ini, sambil menunggu gedung koperasi beroperasi penuh, kami akan terus mengajak masyarakat menjadi anggota,” kata Rohimudin.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BRI Kendal, Eldi Ledelsa melalui Ardi Perwakilan Unit BRI Nolokerto  menyampaikan, bahwa penyerahan mesin EDC kepada Koperasi Desa Merah Putih Nolokerto merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung penguatan ekonomi desa melalui koperasi. Menurutnya, BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan konvensional, tetapi juga berupaya menghadirkan akses keuangan yang mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat pedesaan.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan KDMP Nolokerto sebagai Agen BRILink diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan perbankan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses ke kantor bank atau mesin ATM.

“Dengan adanya mesin EDC BRI di koperasi, masyarakat bisa melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh. Ini bagian dari upaya kami mendorong inklusi dan literasi keuangan,” ujar Eldi Ledelsa.

Eldi juga berharap KDMP Nolokerto dapat mengoptimalkan pemanfaatan mesin EDC tersebut secara berkelanjutan. Ia optimistis koperasi mampu memenuhi target transaksi yang telah ditetapkan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi anggotanya.

“Kami berharap sinergi BRI dan koperasi ini dapat berjalan konsisten, meningkatkan aktivitas ekonomi desa, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan masyarakat Nolokerto,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses