Sleman, medianasional.id– Aliansi Rakyat Peduli Indonesia menegaskan akan selalu tetap mengawal penanganan kasus korupsi dana hibah pariwisata Sleman, meski sempat ada pembatalan rencana aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Sleman.
Dani Eko Wiyono, selaku Koordinator ARPI DIY, memberikan apresiasi atas kinerja Kejari Sleman yang telah menetapkan mantan Bupati Sleman Sri Purnomo sebagai tersangka.
“Namun ARPI tetap mengawal dan memastikan proses hukum sampai selesai dan benar-benar tuntas,” tegas Dani.
“Kami berikan apresiasi atas kinerja Kejari Sleman dalam penanganan kasus korupsi dana hibah pariwisata Sleman, walaupun cukup lama dalam proses penetapan tersangka. ARPI tetap akan selalu mengawal proses sampai selesai dan benar benar tuntas”, kata Dani kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Pembatalan aksi yang semula dijadwalkan pada Rabu (4/2/2026) dilakukan karena pada hari itu dengan jam yang sama ada aksi lain di Kejari Sleman dengan perkara berbeda.
“Karena Kami tak ingin aksi kami ditunggangi kepentingan lain yang justru memperkeruh suasana. Apalagi aksi kemarin malah melebar ke kasus dana hibah pariwisata Sleman dan terasa kental aroma politik,” ujarnya.
Ia menegaskan aksi tersebut bukan berasal dari ARPI dan tidak diinisiasi oleh pihaknya.
“Aksi kemarin itu bukan aksi ARPI. Siapa pun yang terlibat dan terbukti bersalah harus diproses secara hukum. Kalau memang ia terbukti bersalah, kami minta segera diproses secara hukum. Kami tegaskan sekali lagi, kami tidak berpihak ke siapa pun,” tegas Dani.
Lebih lanjut, Dani menilai selama ini banyak pemberitaan yang dipelintir sehingga menyudutkan Bupati Sleman Harda Kiswaya, yang saat kasus itu bergulir masih menjabat sebagai Sekda Sleman.
“Secara fungsional memang waktu itu beliau sebagai Sekda Sleman. Namun dalam kasus trrsebut Harda hanya sebagai ketua tim pelaksana lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Sleman, Indra Aprio Handry Saragih, S.H., saat dihubungi wartawan melalui telephone, Indra menyampaikan terima kasih atas dukungan ARPI terhadap proses hukum yang tengah berjalan.
“Terima kasih atas apresiasi dan dukungannya. Kami mohon doa agar kasus ini dapat segera diselesaikan dengan tuntas dan terang benderang ” ujarnya.






