Bantu Dongkrak Kualitas SDM Daerah, Sekolah Rakyat di Batang Segera Dibangun untuk Tiga Jenjang

Batang573 Dilihat

BATANG, medianasional.Id.
Upaya memperluas akses pendidikan bagi keluarga rentan di Kabupaten Batang terus berjalan. Pemerintah Kabupaten Batang kini tengah mematangkan persiapan lahan untuk proyek Sekolah Rakyat yang rencananya mulai dibangun secara fisik pada Oktober 2026.

Kepastian tersebut mengemuka dalam agenda Sosialisasi Sekolah Rakyat yang diselenggarakan di Aula Bupati Batang pada Rabu (16/9/2026). Penjabat (Pj) Sekda Batang, Sri Purwaningsih, menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengemban tugas utama untuk menyediakan lokasi pembangunan. Sementara itu, seluruh anggaran dan biaya konstruksi akan ditanggung oleh pemerintah pusat.

Sri mengungkapkan, posisi Batang sebenarnya tidak berada di urutan atas dalam daftar prioritas pelaksanaan program ini di Jawa Tengah. Namun, berkat kesiapan lahan yang cepat serta kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah, Batang akhirnya terpilih menjadi lokasi pembangunan mendahului daerah lain yang belum siap. Proyek pendidikan terintegrasi ini nantinya akan melingkupi jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Batang, Willopo, memaparkan bahwa fase pengerjaan saat ini masih fokus pada perencanaan serta pemaketan administrasi proyek. Meskipun sempat ada perubahan dari jadwal lelang semula pada Juni dan penandatanganan kontrak pada pertengahan Juli, Pemkab Batang optimis pengerjaan fisik dapat digulirkan tepat waktu pada Oktober besok.

Mengenai mekanisme penyaringan anak didik, Willopo menyebutkan akan memanfaatkan aplikasi besutan Kementerian Sosial bernama Setara. Sistem ini akan menyajikan daftar nama awal (pre-list) anak-anak yang masuk dalam kategori prioritas desil 1 dan 2. Penjaringan lanjutan kemudian dikawal langsung oleh Pemkab Batang bersama tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pihak kecamatan, hingga kelurahan melalui proses asesmen langsung.

Pemerintah menekankan proses ini mengedepankan pendekatan sukarela tanpa paksaan. Keluarga yang anaknya masuk dalam daftar kuota akan dimintai persetujuan terlebih dahulu sebelum secara resmi dinyatakan bergabung.

Untuk proyeksi awal, sarana pendidikan ini didesain memiliki daya tampung 270 murid. Jumlah tersebut akan dibagi rata dengan alokasi masing-masing 90 bangku untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Proses belajar-mengajar ditargetkan bergulir penuh tahun depan, setelah seluruh fasilitas fisik selesai dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) terlaksana. Seluruh rangkaian pembangunan sarana ini ditargetkan selesai total pada 20 Juni tahun berikutnya.

Terkait dengan kebutuhan guru, pemerintah daerah dipastikan tidak membuka lowongan kerja mandiri. Seluruh formasi dan penugasan tenaga pendidik sepenuhnya diatur dan didatangkan langsung dari pusat. Melalui sinergi ini, Pemkab Batang berharap kehadiran Sekolah Rakyat mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memberikan hak pendidikan yang merata di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses