Bacalon Bupati Batang Hj. Ana Mundiana, Bertekad Mengabdi Dengan Hati Membangun Batang

Batang897 Dilihat

Batang,medianasional.id
Menjelang kontestasi pilkada Kabupaten Batang 2024 – 2029, salah satu bakal calon Bupati Batang Hj. Ana Mundiana, S. E, M. M, giat melaksanakan kunjungan sebagai langkah sosialisasi sekaligus membangun ajang silaturahmi dan perkenalan kepada khalayak masyarakat.

Sebagai satu langkah pengenalan, Hj. Ana Mundiana ialah bersambang ke Sekolah Dasar Negeri 03 Keteleng Desa Keteleng Kec. Blado Kab. Batang. Dalam kegiatan tersebut Hj. Ana Mardiana membagikan makan gratis bergizi sekaligus mengenalkan kepada siswa / siswi, serta ibu – ibu wali murid dan para Guru pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi, sehat, berprotein yang dibutuhkan tubuh.

Program makan gratis bergizi adalah bagian upaya membentuk dan meningkatkan daya kecerdasan para murid, sebagai langkah meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing, berkualitas, dan juga sehat.

Hj.Ana Mundiana S.E.M.M adalah sosok wanita asli Subah Batang yang berprofesi sebagai Dosen disalah satu Universitas di Bekasi Jawa Barat dan juga dikenal sebagai wanita pengusaha.

Dalam keterangannya, Hj. Ana Mundiana menuturkan,” jikalah warga masyarakat memberikan amanah menjadi Bupati akan terus berupaya memajukan Kabupaten Batang menjadi lebih maju dan sejahtera, terutama peduli dalam hal pendidikan seperti yang dituangkan dalam program yang sudah disiapkan seperti makan sehat bergizi terutama untuk anak yang masih sekolah.

“Yang pasti saya akan meneruskan program pemerintah yang sudah berjalan secara nasional, terutama di bidang pendidikan ya seperti tadi yang sudah berjalan di salah satu SD yaitu di SDN 03 Desa Keteleng, selain itu juga saya sudah mendatangkan beberapa investor di bidang pertanian dan peternakan”ujarnya. Kamis (15/8/2024)

Selanjutnya, ia juga mengatakan dengan adanya program tersebut jika ia terpilih nantinya akan berusaha estafet untuk mendelegasikan program makan sehat bergizi, dengan begitu bisa membantu anak-anak agar terjamin gizinya.

“Seperti yang lagi booming di Batang yaitu lajunya industri yang kian pesat berkembang kita juga punya jaringan itu, jadi nanti gak mungkin 24 jam di kawasan tersebut. Kita juga membuka UMKM contoh makanan ringan yang sekarang sudah mulai saya ekspor ya seperti emping, dan juga kerajinan lokal seperti baju batik karena di Batang sudah mulai banyak baju batik seperti di Pekalongan” paparnya

“Potensi sektor wisata juga patut dikelola sebaik mungkin, mengingat Kabupaten Batang memiliki ikon laut, dan beberapa curug. Potensi wisata yang terhampar luas dengan pesona panorama alam dan kearifan budaya masyarakat lokal, menjadi nilai Point positif bagi kemajuan sektor wisata untuk ditingkatkan, terutama akses kelokasi hingga penambahan fasilits,”terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Batang Pranto Setiaji dalam jumpa pres menjelaskan, “Alhamdulillah pada siang hari kami bertemu Bakal Calon Kepala Daerah Kab. Batang Ibu Hj. Ana Mundiana, di dalam rangka kita ingin menggali visi misi beliau, terus kemudian apa yang akan beliau kerjakan, ketika berkesempatan menjadi Kepala Daerah.

“Secara potensi Batang adalah daerah yang luar biasa, dari pesisir, pantura tengah, kemudian bagian atas, sehingga dari PAD kurang lebih Rp.350 milyar itu mestinya harus jalan dengan pengelolaan manajerial yang benar dan tepat.

“Kami ingin sekali menggali seluk beluk misi visi beliau, karena beliau terpanggil merasa darah asli Batang dari Subah. Mudah – mudahan komunikasi berlanjut, sehingga apa yang beliau cita – citakan memimpin sekaligus mengabdi kepada masyarakat Batang, sebagaimana yang disampaikan beliau Batang harus lebih baik dari pada sekarang. Potensi yang ada, harus dikelola dengan tepat agar bisa berjalan dengan baik,”ungkapnya.

” Kami dari DPD PKS Kab. Batang sangat senang, dan beliau sosok sangat luar biasa, mudah – mudahan setelah dari pertemuan ini, akan kita tindak lanjutti untuk langkah – langkah strategisnya seperti apa, sesuai tahapan – tahapan dan aturan yang berlaku.

“Harapan kami mudah – mudahan kita akan terus bisa terjalin komunikasi, sinergi dan bekerjasama dalam pilkada Kab. Batang khususnya. Dan kami saat ini masih melihat, membaca dan berkomunikasi dengan beliau.

Saat awak media mencoba menggali ketetangan sosok Wakil Bupati yang tepat dan akan akan dipasangkan dengan Hj. Ana Mudiana, Pranto Setiaji menegaskan “bahwa terkait Wakil Bupati yang akan di pasangkan, kita akan komunikasikan dengan segala stakeholder yang ada, termasuk tim, dan tentunya dengan partai koalisi khususnya.

“Apapun kemudian, kalau Ibu Hj. Ana Mundiana sendiri sudah ada calon wakil, kita akan dalammi juga, seperti apa untuk kebaikan bersama. Kalau terkait Wakil Bupati masih banyak pilihan, jadi nanti proses ini biar berjalan, kemudian ada seleksi secara alamiah. Dan pastinya kemudian terjadi simetris dengan Ibu Ana Mundiana. Karena ini pasangan bukan hanya bagian mendorong saja tapi juga harus ada simetrisnya.

Disaat awak media mempertanyakan bagaimana langkah partai pendukung dalam melihat aspek penataan yang tepat untuk kawasan industri di Batang.

Pranto Setiaji menerangkan ,”Apalagi kalau kita melihat hadirnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industri Park (BIP) itu kan luar biasa untuk Batang dan masyarakat Batang khususnya. Tetapi saat ini belum ada by desain khusus, terkait bagaimana dengan Batang dalam sektor riil dilingkungan ring satu. Kalau di KITB maupun BIP kan jelas terkait penerimaan tenaga kerja, sehingga terbukanya lapangan pekerjaan yang luar biasa besar.

Tetapi cara pengelolaan di ring satunya, supaya kemudian bisa dinikmati warga masyarakat Batang, ini perlu desain, perlu kebijakan yang kemudian harus dipikirkan. Tapi kita juga sudah menyampaikan misalkan contoh, bahwa orang kerja kan tidak tinggal di KITB maupun BIP, dia akan tinggal diluar.

Makanya daerah zona penyanggah itu juga harus dipikirkan, harus berdasain, misalkan cara UMKM nya dan sebagainya. Termasuk kemudian perumahan yang punya pusat pendidikan, itu juga harus dipikirkan dan sudah kita beri masukan juga. Bahwa intinya hadirnya KITB dan BIP harus ada by desain di daerah penyanggah,”tutupnya. #Sukirno.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses