INDRAMAYU, medianasional.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Komisi V, Daniel Mutaqim Syafiyuddin, S.T., meninjau langsung realisasi proyek penanggulangan banjir rob di kawasan pesisir Desa Eretan Kulon dan Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
Langkah ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang selama bertahun-tahun harus hidup berdampingan dengan genangan air laut pasang. Proyek infrastruktur benteng pesisir ini digarap oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.
Dalam pelaksanaannya, proyek pengamanan pantai tahun anggaran 2026 ini membagi dua fokus penanganan. Di wilayah Eretan Kulon, infrastruktur diperkuat melalui pembangunan pagar laut (sea wall) berbahan beton. Sementara di Eretan Wetan, normalisasi kali dan pemasangan batu dilakukan guna membenahi aliran Muara Kali Perawan. Rekayasa teknis ini ditargetkan rampung dalam waktu 233 hari kalender sejak penandatanganan kontrak.
Camat Kandanghaur, Rusyadi Nurdin, S.T., M.Si., menyatakan apresiasi mendalam atas terealisasinya pembangunan ini. Ia menyebutkan bahwa proyek ini merupakan hasil komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Bupati Lucky Hakim, guna merespons aspirasi warga.
“Kita patut bersyukur. Apa yang selama ini tertulis di kaos warga, yakni ‘Eretan Menolak Tenggelam’, kini mulai diwujudkan melalui pembangunan ini,” ujar Rusyadi saat memberikan sambutan dalam agenda sosialisasi proyek di Aula Kantor Desa Eretan Kulon.
Senada dengan camat, Penjabat (Pj) Kuwu Eretan Kulon, Sugiyanto, berharap seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga kondusivitas wilayah agar pengerjaan fisik di lapangan berjalan lancar. Pihak kontraktor pelaksana dari PT Sangkuriang Karya Semesta juga menegaskan pentingnya sinergi dan dukungan warga demi tercapainya target pengamanan pantai dari ancaman abrasi serta pendangkalan sungai tersebut.






