Dugaan Pembunuhan Petani di Indramayu: Jasad Korban Ditemukan Penuh Luka di Depan TPU

Indramayu172 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Kasus dugaan kekerasan yang berujung maut menggemparkan warga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang petani bernama Sanudin (44), warga Desa Juntikedokan, ditemukan tewas mengenaskan di depan gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, pada Rabu (14/10/2026) pagi sekitar pukul 05.15 WIB.
.
Saat pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang keliling bernama Danirih (55) yang sedang melintas, korban sudah dalam posisi tergeletak kaku di pinggir jalan. Saksi mata segera melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus RW dan perangkat desa setempat, yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Juntinyuat.
.
Olah TKP dan Temuan Barang Bukti
Merespons laporan masyarakat, jajaran Satreskrim Polres Indramayu bersama Tim Inafis langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi awal. Polisi menemukan luka robek signifikan pada leher bagian kanan korban yang diduga kuat akibat hantaman benda tajam, serta beberapa luka lecet di bagian siku dan betis.
.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasi Humas AKP Tarno, mengonfirmasi bahwa sejumlah barang bukti krusial telah diamankan dari lokasi kejadian untuk proses penyelidikan.
.
“Petugas di lapangan mengamankan dua batang bambu berukuran satu meter dan sebuah batu nisan yang bernoda darah. Selain itu, ditemukan juga barang-barang pribadi seperti dua pasang sandal, topi denim biru, korek api, serta beberapa botol kosong bekas minuman keras jenis ciu dan bir hitam,” ujar AKP Tarno saat memberikan keterangan pers.
.
Penyelidikan Intensif
Jasad korban saat ini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk menjalani prosedur autopsi guna memastikan penyebab utama kematian. Hingga berita ini diturunkan, penyidik Satreskrim Polres Indramayu masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi secara intensif.
.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 081999700110atau panggilan darurat 110.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses