
Jakarta, medianasional.id – Sebelum dan selama berlakunya PSBB di wilayah ibukota Jakarta, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) cukup aktif memonitor lingkungan masyarakat disetiap sudut wilayah Jakarta untuk mengamankan kebijakan Gubernur, terutama terkait upaya pencegahan dan penanganan covid-19, serta masalah para terdampak covid-19. Aktifitas anggota FKDM dalam dua bulan terakhir cukup massif. Mulai dari memonitor perkembangan kasus penderita Covid-19 (ODP dan PDP), mengecek sejauh mana himbauan dan instruksi gubernur terkait hadapi coronavirus, hingga memonitor pelaksanaan distribusi pembagian bantuan pemerintah kepada warga terdampak covid-19.
Kegiatan lapangan yang setiap saat dilakukan para anggota FKDM baik tingkat DKI, Kota, Kecamatan dan kelurahan ini tentunya beresiko tinggi ikut terpapar, mengingat wilayah DKI Jakarta merupakan zona merah penyebaran virus mematikan ini. Tetapi tugas dan tanggung jawab moral dan sosial harus terus dilakukan. Sesuai dengan fungsi utama FKDM yakni membantu pemerintah untuk mendeteksi dini setiap bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap proses pembangunan di ibukota negara. Karenanya FKDM dituntut untuk selalu setia dan waspada terhadap komitmen sosial tersebut.
Terkait hal itu, FKDM DKI Jakarta melalui Humas dan Infokom nya Erwin H Al-Jakartaty memandang pentingnya menjaga Kesehatan dan stamina fisik para anggota FKDM yang bertugas dimasa pandemi covid-19 ini. Salah satunya dengan cara mengikuti rapid-test coronavirus.
Rapid-test ini sebagai upaya pendeteksian dini terhadap kemungkinan para anggota FKDM terpapar virus. Namun untuk menyelenggarakan sendiri, pihaknya masih terkendala anggaran yang diperlukan yang tentunya cukup besar. Untuk itulah melalui jaringan komunikasi dengan BIN-DA DKI Jakarta akhirnya para anggota FKDM Se-Jakarta ini mengikuti rapid-test massal di Ji-Expo Kemayoran pada Hari Rabu Tanggal 22 April 2020 bersama Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19.
Erwin H. Al-Jakartaty sendiri juga membantu mengkordinir peserta rapid-test yang berasal dari unsur FKDM.
Setelah mengikuti seremonial pembukaan acara rapid test massal Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang turut dihadiri oleh Sandiaga Uno, Jubir Pemerintah untuk Corona, Ahmad Yurianto, Kepala BNPB, Panglima TNI, Kapolri, perwakilan Kemenkes RI dan lain-lain. Setelahnya satu-persatu para peserta yang terdiri dari para relawan dan juga anggota FKDM ini pun mengikuti prosesi Rapid-test tersebut.
“Rapid test ini penting bagi para anggota FKDM yang setiap harinya terpaksa tidak bisa stay at home karnea harus memonitor perkembangan sosial di wilayah masing-masing. Jadi hal semacam ini perlu untuk jaga-jaga agar tidak tumbang, supaya kelancaran tugas kami berlangsung baik,” demikian kata Abdul Hafidz, Ketua FKDM Jakarta Selatan yang turut mendampingi anggotanya mengikuti Rapid test ini.
Disisi lain, Anggota FKDM Jakarta Utara, M. Yusro juga mengatakan hal senada, dan berharap kegiatan ini selalu dilakukan dan lebih menyebar di setiap wilayah kota di provinsi DKI Jakarta.
Sekedar diketahui, Total anggota FKDM se-Jakarta sekitar 2000 an lebih, dan mereka adalah bagian dari masyarakat dan pemerintah yang turut aktif berkiprah mengawal proses pembangunan dan kebijakan kepala daerah setiap harinya tanpa mengenal jam kerja, sudah selayaknya Kesehatan mereka dimasa pandemi ini turut dijaga.






