Ahmad Ridwan Gembleng Perempuan, Untuk Tidak Malu Mengutarakan Pendapat

Batang774 Dilihat


Batang, medianasional.id
Sekarang ini peran perempuan sangat dinanti, seiring dengan kemajuan jaman dan perkembangan teknologi yang begitu pesat hingga pentingnya peran perempuan untuk tampil sejajar dengan kaum laki – laki dibelbagai bidang. Perempuan saat ini harus dapat memberikan warna dan berperan penting dalam ikut mengisi kemerdekaan, baik itu dalam berpolitik, dalam bidang ekonomi, pendidikan, teknologi, hingga menjadi seorang abdi negara menjaga kedaulatan negara.

Untuk menyetarakan itu semua, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah menggandeng Anggota DPRD Provinsi, mengadakan kegiatan ” Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Proses Pengambilan Keputusan ” kegiatan berlangsung di Aula kantor Desa Keputon, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang Jum’at, ( 05/08/2022 ).

Kegiatan secara langsung dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah Dra. Retno Sudewi, Apt. M. Si,MM nara sumber Anggota DPRD Prov. Jateng dari Komisi E seperti : dr. Messy Widiastuti, MARS., Hj. Sri Ruwiyati, SE., MM ( Sekretaris Komisi E ) H. Ahmad Ridwan, SE., MM.

Nampak hadir dinas terkait, baik dari provinsi hingga Kepala Dinas Kabupaten Batang beserta para kabid dan stafnya. Kepala Desa Keputon Kuswanto, peserta kegiatan puluhan perempuan desa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas DP3AKB Provinsi Jawa Tengah menyinggung kaum perempuan dulu hanya berperan sebagai konco wingking yang perannya hanya seputar urusan rumah tangga, namun di era keterbukaan dan kemajuan teknologi perempuan harus bisa tampil lebih, dan berkesempatan untuk menunjukkan potensi yang dimiliki.

Sementara itu, salah seorang narasumber yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang H. Ahmad Ridwan, SE., MM usai kegiatan berharap bahwa perempuan di Kabupaten Batang wawasannya lebih terbuka, jangan malu untuk mengemukakan pendapatnya ketika berada diforum bersama kaum laki – laki.

Untuk lebih meningkatkan kapasitas diri terjun di dunia politik, karena pemerintah sudah mengaturnya bahwa keterlibatan kaum perempuan saat pencalegkan harus terpenuhi kuota 30% keterwakilan dari kaum perempuan.

Lebih lanjut, Ahmad Ridwan menjelaskan, bahwa kaum perempuan ketika terjun kedunia politik ada kesempatan, dan politik itu bukan hanya milik kaum laki – laki. Perempuan memiliki kesempatan dan andil besar karena memiliki kesamaan dan peluang untuk berkompetisi dalam politik.

Sehingga dengan penyetaraan gender inilah para ibu dan mbak – mbak bisa ikut berkontestasi dalam Pencalegkan maupun saat Pilkda hingga Pilihan Presiden sekalipun. Politik tidak untuk kaum laki-laki.

Hadirnya kaum perempuan dalam bidang politik bisa merubah dan mewarnai dalam parlemen karena perempuan bisa secara langsung memperjuangkan kepentingan perempuan. Dengan hadirnya perempuan akan menjawab semua isu – isu tentang gender.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses