Raja Ampat, medianasional.id – Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU) yang juga diketahui sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua Barat Daya telah menyiapkan berbagai strategi untuk maju berkompetisi di Pemilihan Gubernur Papua Barat Daya (Pilgub PBD) 2024 nanti.
“Sebagai anak Raja Ampat siap maju, mengikuti Pilkada Walikota, Bupati dan Gubernur. Sebagai Warga Negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk itu,” ujar AFU usai memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Raja Ampat ke-21 (dua puluh satu), di pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Waisai ibukota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya kemarin Sabtu (11/5/2024) siang.
Menurutnya, Undang-Undang Pemilu didalamnya ada Undang-Undang Otsus di tanah Papua. “Saya pikir siapa yang masuk dalam domain itu memiliki hak yang sama untuk mengikuti kompetisi Pilgub Papua Barat Daya,” terang AFU.
Ia menyebut, bahwa dirinya (AFU Red) bukanlah anak adopsi, tapi merupakan putra asli Raja Ampat yang dilahirkan di tanah Papua yang merupakan wilayah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Orang tua (ibu) saya jelas dari tanah Papua, saya lahir di tanah Papua. Saya berharap kepada seluruh masyarakat Papua Barat Daya bahwa jangan karena ada kepentingan politik semata terus kita melupakan persoalan tentang orang tua, leluhur, budaya dan kehidupan berbangsa dan bernegara yang kita bangun bersama selama ini,” ungkap AFU Bupati Raja Ampat 2 (dua) periode.
Ditanya wartawan soal pasangannya di Pilgub 2024, AFU mengaku, bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah figur, diantaranya Gabriel Asem, Pieter Kashiw dan dalam waktu dekat akan melakukan komunikasi politik dengan figur-figur lainnya.
“Saya sudah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur di sejumlah partai, diantaranya Partai Demokrat, PDIP, Nasdem, Hanura, Perindo hanya Golkar belum karena tak memberikan ruang untuk mendaftar dan rencananya dalam waktu dekat juga akan mendaftar ke Gerindra,”pungkasnya.
Tim Liputan medianasional.id






