2 Event Terbesar Pemkab Kukar Segera Hadir

Kalimantan Timur336 Dilihat

Kukar, medianasional.id – Segera hadir event terbesar garapan Pemerintah (Pemkab) Kutai Kartanegara, Kukarland dan Kukar Bersholawat. Kedua event ini digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Kukar.

Kukar Bersholawat dalam rencananya akan digelar pada 8 September 2023 mendatang, dengan menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin. Event ini memiliki tujuan untuk menggaungkan kembali dan menumbuhkan rasa cinta terhadap sholawat, dan akan digelar dua kali, yaitu pada bulan September dan Oktober.

“Ya, Kukar Bersholawat ini berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk perusahaan yang berafiliasi dengan Pemkab Kukar,” ucap Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Selanjutnya, untuk Kukarland sendiri akan digelar pada 22-23 September 2023. Rendi mengatakan event ini akan menjawab kerinduan masyarakat terhadap festival besar bertaraf nasional.

Event ini akan digelar secara besar dengan mengundang banyak artis tanah air serta merangkul ratusan UMKM hingga berbagai komunitas lintas genre. Adanya UMKM ini tak lain adalah sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat Kukar.

“Artinya banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari Kukarland Festival ini. Bayangkan saja dalam satu hari ada 30 ribu pengunjung, dan mereka mengeluarkan setidaknya Rp 20 Ribu, maka bisa dipastikan ada miliaran yang berputar di event ini,” jelas Rendi Solihin.

Rendi mengaku pihaknya juga membuka seluas-luasnya kesempatan bagi sektor swasta yang ingin berpartisipasi.

“Selain bangkitnya sektor ekonomi kreatif, kami yakin hotel-hotel kita pasti penuh. Lalu warung atau rumah makan juga bakal terkena imbas dari event ini. Artinya multiplier effect dari semua sektor yang ada di sekitaran kegiatan ini, semua berdampak dan kena dampaknya,” ungkap Rendi.

Rendi berharap, semua pihak yang terlibat untuk bersungguh-sungguh menyiapkan dua event ini agar semua yang ditargetkan dapat terlaksana.

“Kalau bisa persiapan kita dua kali lipat dari tahun lalu. Tahun lalu sendiri batal ya, karena Tragedi Kanjuruhan dan masih dalam masa transisi Covid-19,” ucap Rendi.

Pada event Kukarland Festival, pihaknya juga merencanakan melakukan pemecahan rekor MURI dengan penggunaan Pesapu (Ikat kapala khas Kutai) terbanyak.

“Jadi semua tamu mau pakai baju apapun bebas, tapi pakai Pesapu supaya tetap ada kecintaannya terhadap budaya Kukar,” jelasnya.

Saat ini Pemkab Kukar masih dalam tahap komunikasi dengan pikah MURI terkait rencana tersebut.

“Mudah-mudahan bisa hadir dan kriteria kita bisa masuk ke dalam standar MURI,” pungkas Rendi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses