Way Maya Ham Kawoan Penengahan, Wisata Pemandian, Religi dan Sejarah

Lampung Selatan856 Dilihat

Lampung Selatan, Medianasional.id –Destinasi Wisata Pemandian Way Telaga Bendungan (WTB) Ham Kawoan atau Way Maya Desa Penengahan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan kini sedang dalam pembangunan dan pengembangan untuk menggali potensi desa wisata yang ada. Kamis (07/07/2022).

Wisata Pemandian WTB Ham Kawoan Way Maya Desa Penengahan adalah tempat pemandian yang sudah dikenal dari zaman Tumbai dan aliran air tersebut asli dari Regester 2 KPH Way Pisang pegunungan Rajabasa.

Konon cerita Legenda Pemandian WTB Ham Kawoan Way Maya adalah tempat pemandian para ratu. Di kala itu awalnya berdiri Kampung Tertua desa Penengahan di sekitar Way Telaga Bendungan (WTB) Way Maya Ham Kawoan. Konon pada waktu itu setiap perempuan yang sedang mencuci beras hilang tidak ketahuan, pada jaman dahulu masyarakat kampung berinisiatif untuk memotong kambing agar hilangnya para wanita yang sedang mencuci beras ketahuan sebabnya.

Sehingga fakta tersebut terungkap dari hasil memotong kambing dijadikan umpan keluarlah yang di sebut Ludai dalam bahasa Lampung atau ular besar dan tertangkap. Setelah Ludai tersebut ditangkap oleh masyarakat setempat, lalu Ludai dibakar dan masyarakat yang terkena asap sebagian meninggal. Akhirnya masyarakat sepakat membuat perkampungan tertua sekarang yang diberi nama Marga Dantaran di Desa Penengahan.

Tidak Jauh dari pemandian tersebut ada Makam Khaja Singga Langkung (Raja Singga Langkung). Dan Konon cerita legenda siapapun dari luar daerah yang mandi di Way Maya Ham Kawoan tersebut akan awet muda dan bersih setelah mereka sering mandi karena aliran air Gunung Rajabasa tersebut adalah tempat pemandian para Bidadari dari Kayangan dan Para Ratu dahulu seperti sejarah Way Jawi Desa Penengahan masih satu aliran dengan Way Maya Ham Kawoan tersebut.

Way Maya dan Way Jawi sangat dekat dengan Lamban Balak YM Pangeran Naga Bringsang V  Ahmad Fajirin Saibatin Marga Dantaran.

Dalam pengembangan tempat wisata pemandian WTB Ham Kawoan Way Maya tersebut Pemerintahan Desa (Pemdes) Penengahan bersama Kelompok Tani Sejahtera telah mengajukan ke instansi terkait dalam pengembangan wisata tersebut.

Pemerintah desa setempat sedang menggarap destinasi Wisata Bendungan. Saat ini lokasi wisata yang terletak di Dusun 2 itu masih dalam tahap pengerjaan. Aparatur Desa Penengahan bersama Pemerintah Kecamatan Penengahan memantau proses pengerjaannya.

Tahap pertama menormalisasi sungai supaya kedalamannya bertambah, sarana pendukungnya ditambah dengan penggalian kolam renang. Pemerintah Desa Penengahan menyadari betul akses jalan diperlukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin berkunjung. Mereka pun akhirnya membuat badan jalan.

Camat Penengahan, Jaelani, S.STP mendukung langkah Pemerintah Desa Penengahan yang berhasrat mengembangkan potensi wisata desa. Jaelani menilai inisial itu sejalan dengan program Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, yang menginginkan setiap wilayah di Lampung Selatan memunculkan potensinya.

“Air dari Gunung Rajabasa melimpah, kita manfaatkan itu untuk memiliki impian menciptakan wisata milik desa dengan memaksimalkan potensi Bendungan Way Maya Ham Kawoan,” terangnya .

Impian memiliki wisata alami air sudah lama didorong oleh Pemerintah Kecamatan Penengahan. Tetapi karena banyak hal baru yang bisa diprogres, mereka mengambil langkah penyusunan konsep dengan lebih baik ke depan.

Harapannya, perekonomian warga desa bisa meningkat dan mampu mengubah pola pikir mrnset masyarakat supaya terbuka dalam menyambut wisatawan dari luar daerah karena pemandian tersebut sudah dikenal ke tanah Jawa seperti Tangerang Banten dan Bandar Lampung .

“Kemudian kreativitas warga juga sangat diperlukan guna menunjang bakal calon wisata desa di Penengahan,” ungkapnya .

Kepala Desa Penengahan, Shofiudin, mengatakan pengerjaan Way Telaga Bendungan (WTB) Ham kawoan Way Maya sudah berlangsung di kerjakan . Dia mengajak masyarakat dari luar Kecamatan Penengahan untuk datang dan menikmati segarnya air di bendungan itu selagi masih gratis dan jalanpun mudah di Jangkau dari pelabuhan Bakauheni hanya sekitar 29 menit dan dari Bandar Lampung hanya sekitar 45 menit kelur exsit Tool Penengahan ke kanan lalu ke arah perempatan Gayam belik ke Kanan lalu di pertigaan desa Desa Gayam ke Kiri di Jalan raya Marga Dantaran belok ke Kanan Pas Klinik Indai Kanca lalu masuk lurus mentok sampai ke tempat Pemandian Way Telaga Bendungan (WTB) Ham Kawoan Waya Maya Desa Penengahan.

“Silahkan berkunjung, mandi dengan air yang segar dan alami. Lihat dulu, lalu coba. Pemandangan alamnya tidak kalah dengan yang lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses