Tulang bawang, Medianasional.id – Warsih diduga korban pembunuhan perampokan dan penculikan ditemukan tewas di daerah rawa wilayah Kampung Penawar Rejo Unit 1 Tulang Bawang Lampung. Rabu (24/05).
Jenazah korban ditemukan tewas oleh salah satu warga yang ada di Kampung Penawar Rejo Unit 1 Tulang bawang dengan keadaan sudah sedikit membusuk.
Diketahui, kasus perampokan dan penculikan terjadi di Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulang bawang, Senin (22/5/2023) subuh dengan korban pasangan suami- istri Mustam dan Warsih.
penemuan jenazah itu diketahui pertama kali oleh para warga di daerah setempat. Kepala Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung Tulangbawang, Deska membenarkan penemuan jenazah Warsih.
“Iya benar sudah ketemu di daerah Rawa Kampung Penawar Rejo dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kepala Kampung.
“Ditemukan oleh warga Penawar setempat, sudah dalam keadaan bau dan membengkak kata Warga disana menelepon warga kami dari penemuan itu,” paparnya.
Kini jenazah korban dalam diperjalanan untuk dibawa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala.
Korban dugaan perampokan dan penculikan di Tulang bawang, Warsih dikenal sebagai sosok ibu rumah tangga yang pendiam dan tertutup. Warsih, jarang sekali terlihat membaur bersama warga di lingkungan sekitar .
Warga sekitar Dandi (30) menuturkan sosok Warsih memang dalam kehidupan sehari-hari cukup tertutup, Pendiam dan selalu berada di rumah.
“Beliau memang di rumah terus nggak pernah keluar, keluar paling nganterin anaknya mengaji,” terangnya, Rabu (24/5/2023).
Bahkan sehari sebelum kejadian warga tidak melihat korban pergi keluar rumah, sama seperti hari biasanya.
“Sebelum kejadian memang ngga kelihatan, di rumah terus,” ungkap Dandi.
Hal senada juga dikatakan Ruslan (56) saudara korban, dimana Warsih memang banyak melakukan aktivitas sehari-hari di dalam rumah.
“Yang aktif suaminya, baik bekerja di ladang dan berbaur di tengah masyarakat. Korban hanya keluar saat ada keperluan, seperti belanja dan mengantarkan anak mengaji,” ucap Ruslan.
Menurutnya sebelum kejadian itu dirinya tidak melihat adanya kecurigaan sama sekali, akan adanya dugaan perampokan dan penculikan.
“nggak ada kecurigaan sama sekali, kejadiannya seketika dilihat mobil sudah dibawa saat kami usai sholat shubuh di masjid,” tuturnya.
Dirampok dan diculik
Warga digegerkan dengan kejadian perampokan disertai aksi penculikan yang terjadi Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang.
Dari kejadian itu satu mobil jenis Avanza dan korban atas nama Warsih yang merupakan istri Mustam diduga hilang diculik oleh pelaku.
Mustam suami korban, mengungkapkan aksi tersebut diketahui terjadi saat dirinya pulang dari menjalankan shalat di salah satu masjid di wilayah setempat.
“Jam 5 kurang 10 menit saya jalan ke masjid, dan pukul 05.10 WIB saya pulang melihat rumah sudah dalam keadaan berantakan,” jelas Mustam, Senin (22/5/2023).
Selain rumah dalam keadaan berantakan dirinya juga kehilangan satu unit mobil jenis Avanza dengan nomor polisi BE 1693 TY.
Bahkan istri Mustam juga ikut dibawa pada aksi perampokan yang terjadi sekira pukul 05.00 WIB tersebut.
“Yang dibawa mobil dan istri saya disekap (diculik), yang utama istri hilang berat kepikiran hingga saat ini,” ucapnya.
Selang beberapa jam usai kejadian, mobil hasil perampokan tersebut ditemukan berada di parkiran Pasar Unit II Kecamatan Banjar Agung. Saat ditemukan keadaan mobil tersebut dalam kondisi terkunci.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen saat dihubungi membenarkan adanya kejadian perampokan disertai penculikan tersebut.
“Ya benar terdapat aksi dugaan perampokan di Kecamatan Banjar Agung,” terangnya.
Kini pihaknya juga sudah melakukan olah kejadian perkara dan melakukan proses penyelidikan lebih jauh.
“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan lebih jauh,” tegasnya.






