Warga Minta Inspektorat Kabupaten Kampar Audit Proyek Drainase Desa Tri Manunggal Bernilai Rp.56 Juta

Kampar, Riau1653 Dilihat

Kampar, medianasional.id – Pelaksanaan proyek pembangunan drainase di Desa Tri Manunggal, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, memicu kritik dari masyarakat setempat. Proyek dengan volume 55 M x 0,7 M x 0,5 M x 0,7 M yang bersumber dari Dana Desa (APBN) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp.56.366.040 tersebut dinilai tidak wajar jika dibandingkan dengan besaran anggaran yang dikucurkan.

Keluhan ini diungkapkan oleh salah seorang warga Desa Tri Manunggal yang enggan disebutkan namanya. Melalui pesan singkat WhatsApp, ia membeberkan sejumlah kejanggalan fisik yang terlihat jelas pada struktur bangunan.

“Secara kasat mata, hasil pekerjaan drainase ini tidak sebanding dengan nilai pagu anggarannya. Kami menduga jarak besi leter U untuk pengikat dinding drainase tidak sesuai standar teknis. Perlu ada uji kelayakan menggunakan *hammer test* untuk membuktikannya,” ujar warga tersebut, Senin (10/08/2026).

Tak hanya masalah pembesian, warga juga mengeluhkan kerapian pengerjaan tanah timbunan di sekitar lokasi proyek yang terlihat berantakan dan belum rata sepenuhnya. Ia pun mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan pemeriksaan secara transparan.

“Sebagai masyarakat kecil, kami tidak bisa berbuat banyak karena bersinggungan dengan pihak pemegang kebijakan di desa. Oleh karena itu, kami berharap pekerjaan drainase dari APBDes 2026 ini diekspos ke publik agar segera diaudit oleh pihak Inspektorat maupun Kejaksaan Negeri Kampar,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Tri Manunggal, Edi Bambang Purnomo, langsung memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh awak media terkait respons miring warganya. Melalui pesan WhatsApp, ia membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa pelaksanaan proyek sudah berjalan sesuai aturan.

“Yang pasti kita mengerjakan sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya), bang,” jawab Edi singkat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses