LAMPUNG SELATAN, Medianasional.id – Semangat kebangkitan ekonomi mulai terasa di pesisir Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau yang dikenal sebagai Kampung Nelayan Pesisir kini resmi dimulai di Desa Kunjir. Proyek strategis ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga yang menggantungkan harapan pada pemulihan ekonomi lokal.
.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (15/02/2026), aktivitas pembangunan telah memasuki tahap awal. Kehadiran proyek ini dinilai sebagai angin segar bagi masyarakat, mengingat lokasi pembangunan merupakan lahan yang sebelumnya terdampak parah oleh bencana nasional tsunami pada tahun 2018 silam.
.
Dukungan Penuh Masyarakat
Halim, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyatakan bahwa warga berdiri sepenuhnya di belakang proyek ini. Ia melihat pembangunan KDKMP bukan sekadar pembangunan fisik gedung, melainkan simbol kebangkitan kesejahteraan bagi para nelayan dan buruh lokal di Kecamatan Rajabasa.
Halim, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyatakan bahwa warga berdiri sepenuhnya di belakang proyek ini. Ia melihat pembangunan KDKMP bukan sekadar pembangunan fisik gedung, melainkan simbol kebangkitan kesejahteraan bagi para nelayan dan buruh lokal di Kecamatan Rajabasa.
.
“Kami warga Desa Kunjir sangat mendukung penuh. Kami melihat pihak kontraktor memiliki komitmen serius untuk menyelesaikan gedung ini tepat waktu. Jika sudah jadi nanti, kami optimis akan ada perputaran uang yang signifikan di sini. Warga bisa bekerja di area Kampung Nelayan, dan para nelayan kami memiliki tempat bersandar serta pusat aktivitas yang lebih layak,” ujar Halim kepada media.
.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sangat menghargai kerja keras pemerintah dalam mengurus legalitas proyek. Meski sempat menghadapi dinamika terkait status lahan, kini seluruh proses perizinan pengalihan aset dari Dinas Pendidikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah rampung sepenuhnya.
.
Target Rampung Juni 2026
Di sisi teknis, Kevin selaku Tim Pelaksana di lapangan, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga kondusivitas selama masa pengerjaan. Ia berharap sinergi antara perusahaan, pekerja, dan masyarakat lokal tetap terjaga agar pembangunan tidak menemui kendala berarti.
Di sisi teknis, Kevin selaku Tim Pelaksana di lapangan, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga kondusivitas selama masa pengerjaan. Ia berharap sinergi antara perusahaan, pekerja, dan masyarakat lokal tetap terjaga agar pembangunan tidak menemui kendala berarti.
.
“Fokus kami adalah memastikan masyarakat merasa nyaman dan pihak pekerja pun bisa berkarya dengan aman. Kami ingin gedung ini menjadi kebanggaan warga Desa Kunjir,” jelas Kevin.
.
Pihak pemenang tender proyek mengungkapkan bahwa saat ini progres pembangunan baru berjalan sekitar dua minggu. Tahap awal difokuskan pada pembersihan lokasi (land clearing) dan pengangkatan puing-puing sisa bangunan lama yang hancur akibat tsunami tujuh tahun lalu.
.
Perjuangan Panjang Pemerintah Desa
Keberhasilan realisasi Kampung Nelayan ini tidak lepas dari gigihnya upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Kunjir. Proses panjang untuk mengalihfungsikan lahan terdampak bencana menjadi pusat ekonomi perikanan memerlukan koordinasi lintas sektoral yang intensif.
Keberhasilan realisasi Kampung Nelayan ini tidak lepas dari gigihnya upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Kunjir. Proses panjang untuk mengalihfungsikan lahan terdampak bencana menjadi pusat ekonomi perikanan memerlukan koordinasi lintas sektoral yang intensif.
.
Proyek KDKMP ini diproyeksikan selesai pada bulan Juni mendatang. Jika pengerjaan terus konsisten, pada pertengahan tahun 2026, Desa Kunjir akan memiliki wajah baru sebagai pusat aktivitas nelayan modern yang mampu mendongkrak taraf hidup masyarakat pesisir Lampung Selatan secara berkelanjutan.






