
Lampung Selatan, Medianasional.id – Kedatangan penumpang kendaran Bus dan Kendaraan Pribadi dari luar daerah yang membuat surat rapid tes di salah satu apotek sekitar Pelabuhan Bakauheni meresahkan warga Dusun Muara Pilu Desa Bakauheni RT 01 RW 02 Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan. Jumat (30/07/2021)
Dari Pantau wartawan Media Nasional di lokasi Praktek Apotik Muria menerima Pembuatan Surat rapid tes antigen bagi penumpang kendaraan Bus dan kendaraan Pribadi. Sehingga terjadi kerumunan akibat antrian karena banyak penumpang yang tidak mempersiapkan surat rapid tes dari rumah.
Ketika wartawan Media Nasional ini di saat mengambil gambar ada yang melarang namun ketika memperlihatkan adanya tanda pengenal (KTA), salah satu pembuat surat antigen tersebut langsung meminta maaf kepada wartawan, karena sedang menjalankan tugas liputan.
Beberapa saat setelah terjadi kerumunan datanglah Babinsa desa Bakauheni dan Babinkatibmas desa Bakauheni datang ke lokasi praktek Apotek Muria.
Petugas menghimbau agar jangan sampai ada kerumunan dan patuhi prokes kesehatan, sehingga apotek Muria menutup pintu hanya bisa dilalui satu orang untuk masuk.
Sopir Bus yang bernama Hendri saat diwawancarai Media Nasional mengeluhhan tidak adanya loket pembuatan surat rapid tes di pelabuhan Bakauheni atau di Tol Trans Sumatera sehingga para penumpang dan sopir kebinggungan mencari tempat rapid tes nya, dikarenakan alat antigen di Apotek Muria sudah habis diborong oleh penumpang lainnya.
“Harapannya kepada instansi terkait agar ada solusi untuk penumpang yang akan menyeberang agar adanya loket atau petugas untuk tes antigen,” ungkap Hendri.
Salah satu warga Desa Bakauheni yang namanya enggan disebutkan menyampaikan keluhannya karena merasa resah adanya penumpang kendaraan bus dan roda dua yang turun hingga terjadi kerumunan. Bahkan ada 15 kendaraan yang terpakir di Pinggir Pantai jalan lintas timur.
“Yang kita cegah di sini adalah penyebaran covid 19 bukan menerima tamu penyumbang penyebaran covid 19,” tegas warga. (Amp)






