Lampung Barat, Medianasional.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menggelar kegiatan Tracking Tuberkulosis (TBC) yang dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Kecamatan Batu Brak, Kamis (6/8/2026).
Program nasional tersebut dipusatkan di dua lokasi, yakni Balai Pekon Balak dan Pekon Tebaliok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan deteksi dini penyakit TBC sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Batu Brak Romaita, yang diwakili Kardi, menyampaikan permohonan maaf dari Kapus atas ketidak hadirannya hari ini karena telah memasuki masa cuti. Namun ia berpesan agar masyarakat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sebaik-baiknya.
Ia menyampaikan, sejak Januari hingga Agustus 2026, dari target 48 orang di wilayah kerja Puskesmas Batu Brak, baru 12 orang yang berhasil menjalani pemeriksaan. Untuk menemukan satu penderita TBC, petugas harus melakukan pelacakan terhadap sekitar 20 orang.
“Semoga melalui kegiatan ini seluruh sasaran dapat terdeteksi. Pemeriksaan yang dilakukan memiliki tingkat akurasi hingga sekitar 82 persen, sehingga masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Peratin Pekon Balak, Sarnada, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Dinas Kesehatan dan Puskesmas Batu Brak yang telah menyelenggarakan kegiatan tracking TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Balai Pekon Balak.
Ia mengajak masyarakat mendukung program kesehatan pemerintah dan tidak merasa malu atau minder ketika mendapat undangan mengikuti pemeriksaan kesehatan.
“Kesehatan masyarakat adalah yang utama. Manfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah, jangan menunggu sampai timbul keluhan pada diri sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Bidang P2P, Ruspan Ali, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional penanggulangan TBC yang mulai dilaksanakan di Kabupaten Lampung Barat.
“Hari ini pelaksanaan perdana di Kecamatan Batu Brak dengan dua lokasi, yaitu Pekon Balak dan Pekon Tebaliok. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 45 lokus di seluruh Kabupaten Lampung Barat,” jelasnya.
Ruspan menerangkan bahwa TBC merupakan penyakit yang umumnya menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lainnya. Penyakit ini menular melalui udara sehingga penularannya sangat mudah apabila tidak segera ditangani.
Gejala TBC antara lain batuk yang berlangsung terus-menerus, demam berkepanjangan, berkeringat pada malam hari, berat badan menurun, hingga batuk yang disertai darah.
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena TBC dapat disembuhkan. Pemerintah telah menyediakan pengobatan secara gratis selama enam hingga delapan bulan, dengan syarat pasien mengonsumsi obat secara rutin dan tidak terputus.
Selain itu, anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita TBC juga dianjurkan mengikuti Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) guna mencegah penularan penyakit.
Di akhir kegiatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir mengikuti Tracking TBC dan Cek Kesehatan Gratis. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan deteksi dini TBC serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.






