INDRAMAYU, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mengikuti tahapan penilaian interview Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom meeting, Kamis (24/9/2026). Sesi evaluasi untuk Kabupaten Indramayu ini dijadwalkan oleh Kementerian PANRB berlangsung pada pukul 09.30 hingga 11.00 WIB.
.
Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, di antaranya Kepala Dinas Suwenda, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Heru Susanto, serta Kepala Bidang Statistik dan Persandian Kiky Nurhakiky. Guna memperkuat proses klarifikasi data, Diskominfo turut melibatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu.
.
Agenda interview ini difokuskan untuk melakukan klarifikasi serta validasi terhadap hasil penilaian dokumen pemerintah digital yang telah diajukan sebelumnya. Dalam sesi tersebut, Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, secara langsung memaparkan penjelasan mengenai berbagai indikator yang dipertanyakan oleh asesor eksternal, sekaligus menunjukkan berbagai bukti dukung yang diperlukan.
.
Suwenda menjelaskan bahwa Pemkab Indramayu memasang target optimis untuk indeks Pemdi tahun ini. “Kabupaten Indramayu menargetkan indeks Pemdi sebesar 1,74. Target ini berada di atas target yang ditetapkan secara nasional, yaitu sebesar 1,7,” ujarnya.
.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif dalam tahapan interview ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Indramayu untuk memastikan seluruh implementasi pemerintahan digital beserta dokumen pendukungnya dapat terdokumentasi dan tergambar secara akurat dalam proses evaluasi.
.
Di sisi lain, Kepala Bidang TIK Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, menegaskan bahwa transformasi digital di Indramayu sudah masuk ke tahap implementasi nyata, salah satunya melalui peluncuran Wong Reang Apps. Aplikasi terpadu (super apps) ini berfungsi mengintegrasikan berbagai jenis layanan publik ke dalam satu platform digital agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.
.
“Wong Reang Apps menjadi bukti konkrit bahwa transformasi digital di Kabupaten Indramayu tidak sekadar berhenti pada tataran kebijakan dan dokumen di atas kertas, melainkan telah diwujudkan dalam bentuk layanan digital nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” kata Heru.






