
TUBABA, Medianasional.id
Pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Tulangbawang Barat memastikan penempatan titik lokasi Pembangunan proyek kontruksi Jaringan Irigasi premier di Way Tulung Buho Tiyuh/Desa Yekti jaya Kecamatan Lambu Kibang Tahun 2021 sudah sesuai dengan perencanaan.
Dikatakan, Kepala Dinas PUPR Tubaba Iwan mursalin.MT,melalui Wahyu nyinang.ST. MH. PPK proyek
Jaringan Irigasi premier di way Tulung Buho pihaknya menegaskan bahwa keberadaan penepatan titik lokasi proyek tersebut sudah sesuai dengan Perencanaan dan Sudah berdasarkan usulan masyarakat melalui pemerintah tiyuh setempat pada Tahun 2017 lalu.
“Ya, Menyikapi informasi yang berkembang.Bahwa penepatan titik lokasi proyek itu salah atau tidak tepat pada tempatnya itu tidak benar.Untuk diketahui, Bangunnya proyek tersebut berdasarkan usulan proposal masyarakat kelompok tani melalui pemerintah tiyuh setempat tahun 2017 lalu,”Paparnya, Rabu (6/10/2021).
Tak sampai disitu saja, Wahyu nyinang juga menceritakan bahwanya setelah Proposal tersebut masuk ke dinas PUPR Kabupaten Tubaba, Pihaknya melakukan surve turun ke lokasi dengan tujuan memastikan masyarakat harus bersedia menghibahkan lahan tahan yang akan dilintasi pembangun proyek irigasi.
“Saat kita survei ketitik lokasi yang diajukan masyarakat, Alhmdulilah masyarakat bersedia menghibahkan lahannya diperkuat dengan tanda tangan masyarakat dan surat berita acara yang diketahui oleh pemerintah tiyuh setempat dengan harapan proyek tersebut dapat membantu petani memperlancar Air kesawah serta dapat meningkatkan produksifitas hasil padi,”Jelas Wahyu nyinang.
Adapun kontruksi pembangunan Proyek tersebut, Volume 626 buah, Material yang digunakan uditc (precast) panjang 120 CM ,ketinggian 50 CM, lebar 60 CM, ketebalan 7 CM, dan memakai pintu sadap air yang mana saat ini proses pengerjaan sudah 95 % hampir selesai dikerjakan .
Sedangkan pelaksana kegiatan proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga rekanan pemenang tender CV .Aulia Akbar dengan nilai Anggran sebesar Rp 1.806.267.839 ,-miliar bersumber dari Dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2021.
“Jika tidak ada kendala akan dilakukan serah terima pertama /sementara pekerjaan provisional Hend Over (PHO) akhir bulan oktober,kemudian selama enam (6) bulan ada masa pemeliharaan masih tanggung jawab pihak rekanan , selanjutnya jika kegiatan tersebut akan dilakukan Final Hend Over (FHO.serah terima Akhir pekerjaan,”Cetus Wahyu nyinang.
Wahyu nyinang, ST,.MH. juga menambahkan bahwa kegiatan pembangunan saluran irigasi primer tersebut baru pertama kali di kabupaten Tubaba.Maka dari itu kegiatan ini akan menjadi role model saluran primer dimasa mendatang di bumi Ragom Sai Mangi Wawai yang sama -sama kita cintai.
Sementara pihak rekanan fadli, dilokasi pekerjaan mengungkapkan proyek yang tegah pihaknya kerjakan sudah mencapai 95 % dikerjakan memberdayakan masyarakat sekitar “Dimulainya dikerjakan kegiatan ini kita mengutamakan dan pasti menjaga mutu kualitas agar lebih baik bahkan bisa bermanfaat bagi masyarakat petani.Mudah -mudahan sesuai dengan harapan kontrak pekerjaan selesai tepat waktu.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini kita melibatkan tenaga perkerjan 95 % dari masyarakat petani terutama yang memiliki lahan sawah “Saya hanya membahwa tenaga ahli kepala tukang hanya 3 orang saja , bahkan kebutuhan alat berat kita seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar, kita sudah include satu dengan sewa alat berat,”Paparnya
Lanjutnya, Saat ini kita tengah melakukan finishing perapihan pekerjaan memasang keramik dan persiapan memasang nomen kelatur sehingga pekerjaan 100 % rampung dikerjakan.Singkatnya
Sementara Edi seketaris mewakili kepalo Tiyuh setempat saat dihubungi melalui telpon cellulernya, Rabu (6/10/2021) membenarkan adanya pembangunan jaringan irigasi tersebut yang di usulankan masyarakatnya pada tahun 2017 lalu .
“Benar proyek itu usulan masyarakat kami mengingat lahan persawahan didaerah proyek tersebut selama ini kesusahan air untuk mengaliri lahan persawahan tadah hujan mereka alhamdulilah terealisasi tahun 2021,singkatnya.
hal senada juga disampaikan ujang suyut (45) salah satu warga setempat yang turut dipekerjakan dalam pelaksanaan proyek tersebut
“Saya mewakili suluruh tenaga pekerja di proyek ini yang sekaligus pemilik lahan persawahan sangat berteeima kasih dengan adanya proyek tersebut sebelumnya kami masyarakat kesusahan untuk mendapatkan air untuk mengaliri sawah kami
Sebelum adanya pembangunan ini kami mendapatkan air menggunakan tenaga manual sangatlah susah mas, dan alhamdulillah mas harapan kami terwujut
Atas tereallisasinya pembangunan jaringan Jaringan Irigasi premier
ini kami msyarakat mengucapkan terimakaaih kepada pemkab tubaba wabil khusus bupati tubaba ,kepala dinas PUPR tubaba dan pemerintah pusat yang telah peduli terhadap masyarakat petani.
Laporan: Dra/Am






