INDRAMAYU, medianasional.id – Guna membentengi lingkungan sekolah dari paparan informasi bohong (hoaks) dan disinformasi, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Losarang, Kabupaten Indramayu, menggelar pelatihan penulisan berita dan literasi media bagi para siswanya pada Jumat (8/10/2026). Agenda ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam menjaga citra positif lembaga pendidikan di tengah pesatnya arus digitalisasi.
.
Demi memberikan pemahaman yang komprehensif, pihak sekolah menghadirkan jurnalis profesional dari Kabar Cirebon (Pikiran Rakyat Media Network), Apip Nopianto, yang juga merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu.
.
Kepala SMAN 1 Losarang, Ade Sumantri, S.Pd., dalam sambutannya mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini bagaikan dua sisi mata uang. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain menyimpan ancaman hukum jika tidak disikapi dengan bijak.
.
“Di era digital, banyak sekali berita hoaks. Ada konsekuensi hukum yang serius ketika kita menyebarkan berita negatif yang belum tentu benar, apalagi sampai viral,” tegas Ade di hadapan para siswa.
.
Ade menjelaskan, pelatihan ini dirancang sebagai benteng pertahanan siswa agar cakap memilah informasi sekaligus mampu memproduksi konten yang positif dan objektif. Selain itu, pembekalan ini diharapkan dapat menjadi fondasi berharga bagi siswa yang berminat terjun ke dunia kewartawanan di masa depan.
.
Sementara itu, pemateri workshop, Apip Nopianto, mengapresiasi langkah inovatif SMAN 1 Losarang. Menurutnya, inisiatif ini sangat efektif dalam mencetak generasi muda yang kritis dan berani melawan penyebaran berita palsu.
.
“Dengan pelatihan jurnalistik ini, mudah-mudahan siswa-siswi SMAN 1 Losarang menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks,” ujar Apip.
.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan lomba menulis cepat antarkelompok. Kelompok “Bumi” keluar sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut dan berhak mendapatkan hadiah menarik dari pihak sekolah sebagai apresiasi atas antusiasme mereka sepanjang acara.






