Tak Sekadar Belajar Politik, Ratusan Kader Panji Bangsa Kendal Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Tanggap Bencana

Kendal

KENDAL- medianasional.id- Sebanyak 200 kader Panji Bangsa Kabupaten Kendal mengikuti Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) yang diadakan DPC PKB Kabupaten Kendal selama dua hari, 13-14 Juni 2026. Kegiatan yang digelar di Al-Muchsin Sport Arena ini tidak hanya berfokus pada penguatan ideologi dan politik, tetapi juga menyiapkan kader sebagai penggerak ekonomi masyarakat serta garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris DKW Panji Bangsa sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Niken Mayasari, didampingi Ketua DPC PKB Kabupaten Kendal Muhammad Makmun, Ketua DKC Panji Bangsa Khasanuddin, serta instruktur dari DKP Panji Bangsa, Farhan.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Niken Mayasari menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi kader muda di Kendal yang mampu menggabungkan pendidikan ideologis dengan aksi nyata.

“Saya sangat bangga melihat semangat kader Panji Bangsa di Kendal hari ini. Pembukaan Dikbar di lokasi kawasan pemberdayaan di Pegandon ini mengirimkan pesan kuat bahwa kader partai kita adalah kader yang produktif. Kita tidak hanya bicara soal teori politik, tetapi kita hadir dengan solusi nyata bagi masyarakat. Harapan saya, Dikbar ini menjadi kawah candradimuka yang mampu mencetak kader-kader solutif, yang tangguh secara mental dan peduli terhadap ekonomi rakyat di daerahnya masing-masing,” ujar Niken Mayasari dalam pidato pembukaannya, Sabtu (13/6/2026).

Lebih dari sekadar agenda organisasi, pelaksanaan Dikbar ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman sebagai wadah persemaian generasi muda yang memiliki integritas, nasionalisme tinggi, serta kepedulian sosial yang nyata. Bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dikbar menjadi sarana konsolidasi untuk mencetak kader yang tidak hanya militan secara ideologis, tetapi juga mampu memenangkan hati rakyat melalui kerja-kerja pelayanan.

Secara khusus bagi Kabupaten Kendal, kegiatan ini menjadi ikhtiar melahirkan pemimpin-pemimpin lokal yang mampu mengidentifikasi dan mengurai berbagai persoalan daerah, terutama dalam upaya menekan angka kemiskinan melalui inovasi pemberdayaan masyarakat yang konkret. Dengan mengedepankan pelayanan publik dan penguatan basis akar rumput, kader Panji Bangsa dipersiapkan menjadi motor utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kendal sekaligus menyongsong kontestasi politik 2029.

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 kader militan tersebut menegaskan komitmen Panji Bangsa sebagai sayap partai yang membumi. Berbagai program pemberdayaan masyarakat hingga pembentukan kawasan pemberdayaan terintegrasi menjadi bagian dari ikhtiar kolektif yang akan terus dikembangkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Instruktur DKP Panji Bangsa, Farhan, menegaskan bahwa para kader harus memiliki kapasitas manajerial dan ideologis yang kuat agar mampu menjawab tantangan masa depan.

“Dikbar ini dirancang untuk mencetak kader yang tangguh. Sebagai instruktur, kami memastikan bahwa setiap peserta dibekali dengan kemampuan kepemimpinan yang progresif agar mampu menjawab tantangan zaman,” tegas Farhan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun, menambahkan bahwa di tengah tingginya angka kemiskinan di daerah, Panji Bangsa harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

“Kendal memiliki tantangan pembangunan yang tidak ringan. Gerakan Panji Bangsa sangat bisa berkolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat. Kawasan produksi adalah prototipe dan cita-cita besar kami menyediakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing ekonomi warga. Ini adalah model yang akan kita replikasi secara berkelanjutan,” ungkap Makmun.

Selain penguatan ekonomi, Dikbar juga menyoroti program Panji Bangsa Melayani sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi. Program ini difokuskan pada penguatan kapasitas kader dalam penanggulangan bencana melalui kolaborasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Ketua DKC Panji Bangsa Kabupaten Kendal, Khasanuddin, menegaskan bahwa pendidikan kader merupakan tahapan penting dalam membentuk kader yang disiplin, memiliki kepedulian sosial tinggi, serta siap terjun langsung membantu masyarakat.

“Dikbar ini adalah langkah strategis kami memulai menyusun pasukan militan di Kendal. Kami tidak sekadar mengumpulkan jumlah, tetapi membentuk kader yang memiliki kedisiplinan tinggi dan kesiapan untuk terjun ke tengah masyarakat, baik dalam pendampingan ekonomi maupun aksi tanggap bencana melalui program Panji Bangsa Melayani yang berkolaborasi dengan BPBD,” tegas Khasanuddin.

Dengan terselenggaranya Dikbar ini, DKC Panji Bangsa Kabupaten Kendal optimistis mampu melahirkan kader yang tidak hanya cerdas secara politik, tetapi juga memiliki kapasitas dalam pelayanan publik, kesiapsiagaan bencana, dan kepedulian sosial yang tinggi untuk mendukung pembangunan Kabupaten Kendal secara berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses