Taj Yasin, Program Satu Desa Binaan Satu OPD Harus Didukung Data Akurat

Semarang325 Dilihat


Semarang, medianasional.id
Politisi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) yang kini menduduki posisi, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta jajarannya untuk memperbarui data kemiskinan di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Pembaruan data yang baik dan benar memang sangat penting guna mendukung suksesnya program ‘Satu Desa Binaan Satu OPD’ yang dikawalnya.

Ungkapan tersebut, Di beberkan Taj Yasin Maimoen ketika selesai memberikan arahan dalam rapat koordinasi replikasi program desa dampingan, di ruang rapat Gd. A Lantai 2, Jum’at (03/09/2021)

“Kita harus pacu lagi pembaruan data kita. Jangan sampai, meski pendataan kita sudah berjalan baik kita tidak kejar lagi. Harus dikejar. Karena data itulah nantinya sumber acuan kita dalam menanggulangi kemiskinan,” ungkap Wakil Gubernur Jawa Tengah TajYasin.

Ia menegaskan, bahwa pembaruan data kemiskinan tersebut akan dikebut hingga bulan Oktober. Semakin cepat data itu bisa terkumpul tentunya akan lebih baik dalam mempelajari data tersebut dan mengevaluasi hingga mengambil tindakan.

Sebagai contoh, Gus Yasin menyebut terdapat sekitar 9.807 anak yatim selama masa pandemi Covid-19 ini. Maka, dia berharap hal ini juga perlu mendapatkan perhatian.

“Maka saya berharap dari berbagai sektor ini bisa kita petakan, kita singkronkan. Bisa lewat program Satu Desa Binaan Satu OPD ini juga. Bisa jadi OPD tidak hanya menyentuh RTLH, dan yang teknis saja, tapi juga bisa menjadi orangtua asuh bagi anak yatim,” tuturnya.

Lebih lanjut Taj Yasin menjelaskan, Terkait data desa binaan, harus adanya evaluasi dan selalu melakukan pengecekan. Tiap-tiap desa memiliki kultur yang berbeda untuk itu pendataan harus terus berjalan, dengan demikian input yang didapat pemerintah mengalami pembaharuan terus menerus.

” Diharapkan dengan berbagai pola atau mekanisme pendataan ini nantinya bisa kita rumuskan formulanya. Kemudian kita replikasi dan bagikan ke daerah lain sebagai acuan. Sehingga bisa lebih efisien,” pungkas Taj Yasin.

#PujiLeksono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses