Sulit Mendapatkan Pasir Kali, Begini Cara Warga Desa Seuncal Gunakan Pasir Laut Untuk Bangunan Rumah

Pesawaran894 Dilihat

Pesawaran, Medianasional.id— Hampir semua bangunan rumah penduduk Desa Seuncal, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, menggunakan bahan semen yang dicampur dengan Pasir laut sebagai perekat adukan dikarenakan sulitnya mencari pasir kali atau yang lainnya, dikarenakan lokasinya terpencil. Kalaupun ada yang menjual harganyapun sangat mahal sehingga masyarakat setempat memanfaatkan yang ada di alam sekitar.

“Dinding batako untuk temboknya terbuat dari campuran semen dan pasir laut. Begitu juga bahan dasar untuk pondasi rumah menggunakan batu karang yang telah lama mati. Sering kita temukan di pinggir pantai dan berasal dari laut juga,” terang salah satu Warga Desa Seuncal Fredi (23 tahun) saat ditemui awak Media Nasional di lokasi ketika sedang mengumpulkan pasir laut yang dimasukan karung, untuk dibawa pulang sebagai campuran bahan bangunan rumah. Minggu (6/6/2021).

“Dikarenakan di Desa ini amat sulit mencari jenis pasir kali dan pasir dari tanah yang biasa dipakai pada umumnya dan ongkosnya juga mahal bila sampai di sini,” ujarnya.

“Cara pengunaannya juga berbeda. Pasir ini tidak langsung dipakai sebagai campuran semen, melainkan harus dikeringkan dulu, setelah kering, baru dicampur dengan semen dan takarannya lima per satu yaitu satu ember semen dan lima ember pasir laut. Selain itu adukan pasir laut lama keringnya dibandingkan pasir biasa yang betasal dari darat atau kali. Namun untuk kualitasnya saya jamin lebih keras dan bagus untuk bangunan,” tegasnya.

Reporter : Andri MA.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses