Sukses Gelar Turnamen Serentak, Gubernur NTB Dorong ORADO Masuk PON

‎Mataram, medianasional NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal membuka Open Tournament Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Dirgantara Lanud ZAM, Mataram, Minggu (27/9).

‎Turnamen domino ini menjadi momentum besar bagi perkembangan ORADO (Olahraga Domino) di Indonesia. Digelar secara serentak di 101 lokasi, kegiatan tersebut berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Di NTB sendiri, sebanyak 1.556 peserta dari berbagai kalangan masyarakat ikut ambil bagian dalam turnamen ini.
‎
‎Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut positif perkembangan ORADO sebagai cabang olahraga yang mulai dikembangkan secara lebih terstruktur. Menurutnya, domino bukan sekadar permainan masyarakat, tetapi memiliki potensi untuk dikemas lebih profesional sehingga dapat menjadi olahraga yang kompetitif.
‎
‎Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa ORADO tumbuh dari masyarakat karena sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan pengelolaan yang lebih rapi dan sistem pertandingan yang jelas, permainan domino kini memiliki peluang untuk berkembang menjadi cabang olahraga yang lebih luas.
‎
‎“ORADO menjadi salah satu olahraga yang sudah memasyarakat. Sekarang dikemas lebih profesional agar dapat dipertandingkan, tanpa menghilangkan nilai kebersamaan dan rekreatif yang selama ini menjadi cirinya,” ujar Gubernur NTB.
‎
‎Gubernur berharap ORADO dapat terus berkembang hingga masuk dalam ajang olahraga nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Sebelum menjadi cabang olahraga resmi, ORADO memiliki peluang untuk terlebih dahulu tampil sebagai cabang olahraga ekshibisi.
‎
‎Menurut Lalu Muhamad Iqbal, pengembangan ORADO bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjaga nilai persaudaraan, kebersamaan, dan interaksi sosial masyarakat. Ia mengingatkan agar olahraga ini tetap menjadi kegiatan yang menyenangkan dan tidak kehilangan karakter rekreatifnya.
‎
‎Sementara itu, Kasrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf I Made Alit Yudana mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan hanya mengejar kemenangan.
‎
‎Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas, kejujuran, disiplin, serta rasa saling menghormati selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, momentum HUT ke-81 TNI menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
‎
‎“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, dan kebersamaan,” tegas Kolonel Inf I Made Alit Yudana.
‎
‎Pembukaan turnamen diawali dengan pembacaan basmalah, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan domino yang turut dicoba oleh Gubernur NTB bersama para tamu undangan VIP.
‎
‎Selain pertandingan, kegiatan ini juga menghadirkan bazar UMKM lokal. Gubernur NTB bersama rombongan menyempatkan diri meninjau sejumlah stan UMKM masyarakat yang berada di area Lapangan Dirgantara Lanud ZAM.
‎
‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Danlanud ZAM Kolonel Pnb Suryo Patmonobo, Danlanal Letkol Laut Eko Darmawan, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Muzihir, Ketua ORADO Kota Mataram I Gusti Agung Bagus Dwipayana, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB.
‎
‎Menurut Anda, apakah ORADO memiliki potensi untuk menjadi cabang olahraga nasional yang mampu mengharumkan nama daerah dan memperkuat ekonomi kreatif masyarakat? Jangan lupa like, follow, dan tuliskan Pendapat Anda di kolom komentar.
‎

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses