Solusi Modern Pengelolaan Sampah Jangka Panjang di Kabupaten Batang

Batang534 Dilihat

BATANG, medianasional.Id.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang resmi meluncurkan teknologi baru bernama Sipilah Mobile – Landfill Mining. Alat ini menjadi mesin bergerak pertama di Indonesia yang dipakai untuk mengeruk dan memilah gunungan sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning.

Langkah ini diambil karena lahan pembuangan sampah di TPA Randukuning sudah hampir penuh. Sementara itu, membuka lahan TPA baru membutuhkan biaya yang sangat besar dan waktu yang lama.

Kepala DLH Batang, Rusmanto, menjelaskan bahwa alat seharga Rp300 juta dari dana APBD 2026 ini punya cara kerja yang berbeda dari mesin biasa. Jika mesin lain mengolah sampah baru, Sipilah Mobile justru menggali kembali sampah-sampah tua yang sudah mengendap.

“Mesin ini akan memisahkan sampah lama menjadi dua bagian. Bagian organik yang sudah membusuk dan berubah menjadi tanah atau kompos akan dipisahkan dari sampah plastik atau anorganik. Tanah hasil pemilahan ini nantinya akan kami gunakan lagi untuk menutup lapisan sampah baru di TPA,” ujar Rusmanto pada Kamis (17/9/2026).

Mesin bertenaga diesel 100 HP ini berbentuk mobil berukuran 6 x 2 meter sehingga sangat mudah dipindahkan ke berbagai titik tumpukan sampah. Dalam satu jam, Sipilah Mobile mampu mengolah 5 hingga 7 ton sampah, atau mencapai 40 ton dalam sehari.

Dengan kehadiran teknologi pemilah bergerak ini, Pemerintah Kabupaten Batang berharap tumpukan sampah yang sudah puluhan tahun meluap bisa berkurang secara bertahap, sehingga TPA Randukuning bisa terus digunakan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses