BANGKINANG KOTA, medianasional.id – Sektor pendidikan Kabupaten Kampar menunjukkan kekompakan dan kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan spiritual para anggotanya. Bertempat di Gedung Guru Kabupaten Kampar pada Jumat (24/04/2026), Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) bersama Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar menggelar prosesi adat Tepuk Tepung Tawar untuk melepas 48 anggota PGRI yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 H.
Hadir mewakili Pj Bupati Kampar, Plt Asisten I Setda Kampar, Tengku Said Hidayat, S.STTP., M.IP., menegaskan bahwa keberangkatan para tenaga pendidik ini merupakan momentum penting bagi peningkatan kualitas SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga religius.
“Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pendidikan dan PGRI senantiasa mendukung para guru dalam menjalankan kewajiban agamanya. Kami berharap bapak dan ibu guru dapat menjaga kedisiplinan dan kesabaran selama di Tanah Suci, serta membawa pulang keberkahan bagi dunia pendidikan di Kampar,” ujar Tengku Said dalam sambutannya.
Dukungan Penuh dari Lini Pendidikan
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Kampar, Helmi, SH., MH., yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyatakan bahwa pelepasan ini adalah bentuk apresiasi dinas terhadap dedikasi para guru. Pihaknya memastikan dukungan administratif bagi para guru yang berangkat agar proses ibadah berjalan tenang tanpa kendala kedinasan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Kampar, Helmi, SH., MH., yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyatakan bahwa pelepasan ini adalah bentuk apresiasi dinas terhadap dedikasi para guru. Pihaknya memastikan dukungan administratif bagi para guru yang berangkat agar proses ibadah berjalan tenang tanpa kendala kedinasan.
Senada dengan hal itu, Ketua PGRI Kabupaten Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menekankan bahwa peran guru sebagai teladan di masyarakat harus tetap terpancar selama menjalankan rukun Islam kelima.
“Keberangkatan 48 anggota PGRI ini adalah kebanggaan besar bagi keluarga besar pendidikan Kampar. Kami menitipkan doa agar para pendidik kita diberikan kesehatan prima untuk menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ungkap Misharti.
Penguatan Administrasi dan Organisasi
Selain prosesi adat, momen ini juga dimanfaatkan untuk penguatan internal organisasi. Misharti memaparkan bahwa PGRI Kabupaten Kampar tengah melakukan digitalisasi melalui penguatan administrasi keanggotaan via tautan Kartu Tanda Anggota (KTA) guna mempermudah pendataan dan pelayanan bagi para guru di masa depan.
Selain prosesi adat, momen ini juga dimanfaatkan untuk penguatan internal organisasi. Misharti memaparkan bahwa PGRI Kabupaten Kampar tengah melakukan digitalisasi melalui penguatan administrasi keanggotaan via tautan Kartu Tanda Anggota (KTA) guna mempermudah pendataan dan pelayanan bagi para guru di masa depan.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kakan Kemenag Kampar H. Erizon Efendi, Ketua PGRI Provinsi Riau Dr. Adolf Bastian, serta jajaran pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Kampar. Prosesi ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan para jemaah dan kemajuan pendidikan di Negeri Serambi Mekkah.






