Kampar, medianasional.id – Setelah sempat terhenti proses pelipatan kertas surat suara pemilu tahun 2019 di KPUD Kabupaten Kampar beberapa hari yang lalu, yang diakibatkan ricuh. Akhirnya Sabtu, (16 /03/3019) KPUD Kabupaten Kampar melanjutkan proses pelipatan kertas surat suara pemilu tahun 2019 dengan sistem melibatkan tenaga pelipatan Sebanyak 300 orang. Sementara itu, pelipatan surat suara pemilu tersebut dipusatkan di gedung Sport Center Bangkinang Kota.
Kemudian 300 orang ini dibagi dalam 30 kelompok, setiap kelompoknya terdiri dari 10 orang. Masyarakat yang terlibat sebagai tenaga pelipatan kertas surat suara pemilu 2019 ini mulai bekerja sejak pukul 08.00 WIB, sampai pada pukul 16.00 WIB.
Selain itu, proses pelipatan surat suara pemilu 2019 ini mendapat pengamanan dari pihak TNI, Polri, Satpol PP, dan dibawah koordinasi KPUD Kabupaten Kampar, serta di awasi oleh Bawaslu Kabupaten Kampar lainnya.
Menurut pantauan awak media dilapangan, kegiatan tersebut tampak dihadiri langsung oleh Ketua KPUD Kabupaten Kampar, Ahmad Dahlan, S.E, M.S.i, didampingi Komisioner Divisi Parmas KPUD Kabupaten Kampar, Drs. Sardalis, dan anggota KPUD Kabupaten Kampar lainnya.
Ketua KPU Kabupaten Kampar, Ahmad Dahlan, S.E, M.S.i, saat dikonfirmasi oleh awak media menyampaikan, bahwa jadwal pelipatan kertas surat suara pemilu 2019 ini akan berlangsung selama tiga hari. “Insya allah senin besok pelipatan kertas surat suara tersebut sudah selesai dikerjakan, dan dilanjutkan dengan proses penyortiran,” jelas Ahmad Dahlan.
Selanjutnya ada sekitar 2.968 kotak kertas surat suara pemilu 2019 ini yang akan dilipat, setiap kotaknya tersebut terdiri dari 500 lembar, harga per lembarnya itu sebesar 75 rupiah per lembarnya. Untuk kondisi proses pelipatan kertas surat suara ini berlangsung aman, dan terkendali.
Karena sebelum proses pelipatan kertas surat suara ini, KPUD Kabupaten Kampar bersama jajaran Polres Kampar memberikan keterangan yang sejelas – jelasnya kepada masyarakat yang terlibat sebagai tenaga pelipatan kertas surat suara pemilu tahun 2019 ini. Bahwa proses pelipatan kerta surat suara itu harus berlangsung steril, dan penuh hati – hati,” terang Ahmad Dahlan lagi.
Seperti kita ketahui bersama, bahwa beberapa hari lalu Rabu dan Kamis, hampir 3.000 orang masyarakat yang terlibat dalam proses pelipatan kertas surat suara ini. Hanya saja karena jumlah tenaga pelipatan kertas surat suara itu terlalu banyak orangnya, dan bisa menimbulkan kerawanan, maka dari itu proses pelipatan dihentikan satu hari. Jum’at, (15/3/19).
Terakhir Ia berharap, selama proses Pelipatan kertas surat suara pemilu tahun 2019 ini semoga berjalan lancar sampai pemilu pada bulan 17 April mendatang. Karena sukses KPUD Kabupaten Kampar, adalah sukses kita bersama. Saya menghimbau kepada Masyarakat Kabupaten Kampar, bahwa pihak KPUD Kabupaten Kampar hanya membuka peluang tenaga pelipatan kertas surat suara ini sebanyak hanya 300 orang, supaya untuk mempermudahkan pengawasan kami dilapangan,” ujar Ahmad Dahlan. ( Robinson Tambunan).






