Brebes, medianasional.id – Sawunggaling FC tampil luar biasa saat mengawali kiprahnya di Turnamen Sepak Bola Wurja Cup 2026. Bertanding di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jumat (3/7/2026), Sawunggaling FC sukses menaklukkan Bima Raya dengan skor telak 9-0.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Sawunggaling FC langsung mengambil alih jalannya pertandingan. Permainan cepat yang diperagakan membuat lini pertahanan Bima Raya terus berada di bawah tekanan. Gol demi gol berhasil diciptakan melalui serangan yang terorganisasi, sehingga kepercayaan diri Bima Raya perlahan menurun.
Dominasi Sawunggaling FC terus berlanjut sepanjang babak pertama. Tim lawan kesulitan mengembangkan permainan dan tidak mampu mengimbangi tempo yang diterapkan Sawunggaling FC. Hingga turun minum, keunggulan tim berjuluk Sawunggaling itu telah memberi sinyal kuat akan kemenangan mereka.
Memasuki babak kedua, Sawunggaling FC tidak mengendurkan intensitas permainan. Serangan bertubi-tubi kembali menghasilkan tambahan gol, sementara Bima Raya masih kesulitan keluar dari tekanan. Hingga peluit panjang dibunyikan, papan skor menunjukkan kemenangan meyakinkan Sawunggaling FC dengan skor 9-0.
Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Sawunggaling FC untuk menatap pertandingan berikutnya sekaligus menegaskan kapasitas mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan Turnamen Wurja Cup 2026.
Manajer Sawunggaling FC, H. Masduqi Warso, S.E., M.Si., mengapresiasi penampilan seluruh pemain yang dinilai mampu menjalankan strategi dengan disiplin sejak awal pertandingan.
“Ini hasil yang sangat menggembirakan dan menjadi modal besar untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang tampil disiplin, kompak, dan mampu menjalankan instruksi tim dengan baik. Namun kami tidak boleh cepat puas karena perjalanan di turnamen ini masih panjang,” ujar Masduqi usai pertandingan.
Turnamen Wurja Cup 2026 sendiri menjadi salah satu ajang sepak bola bergengsi di wilayah Brebes bagian selatan yang diikuti sejumlah klub dari berbagai daerah. Selain menjadi wadah pembinaan atlet, kompetisi ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarklub melalui semangat sportivitas.





